WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

FASILITAS KOTA TIDAK DI PERHATIKAN’’MASYARAKAT TANAM PATUNG POCONG DAN TANAM POHON PADI DI TENGAH JALAN RAYA .

Tuesday, April 26, 2016 | April 26, 2016 WIB Last Updated 2016-04-25T20:38:56Z



Portalbuana - Sungai Penuh, -(26/4) Tata ruang yang buruk menjadi gundukan banyak permasalahan di Kota Sungai Penuh seperti sulit nya menangani banjir yang telah merusak dan memberi dampak sosialisme.

Kota Sungai Penuh  sendiri bukan lah Kota yang kokoh mengurus diri nya secara natural, beberapa isu yang seram yang terkait dengan banjir meliputi pasilitas kota dan mencapai kabupaten seperti jalan aspal, drenase, trotoar, pengecilan drenase untuk jalur air pembuangan.‘’Masyarakat kota seperti nya menyimpan persoalan dramatis tentang fasilitas tata kota yang tidak bisa di regalisir oleh kepemerintahan Kota Sungai Penuh. 


Dalam hasil yang di himpun oleh jurnalis’’PORTAL BUANA ONLINE NEWS’’di beberapa lokasi yang sering terendam banjir pada pekan lalu hingga dini hari yaitu simpang raya menuju jalur jembatan kerinduan, semua nya kebanjiran’jalan raya sudah seperti danau, setiap jalan aspal yang ada dranase nya pasti kena banjir disebab kan penyepitan dranase hingga merendam toko toko, rumah dan fasilitas lain nya yang berada di lokasi jalan aspal di mana terjadi nya rendaman dari pada banjir yang mendanau.



Seperti di depan UPTD PLN koto lolo, desa Sungai akar-pelayang raya yang tidak tersentuh oleh proyek pekerja’an umum (PU) menurut keterangan beberapa masyarakat setempat dan simpang tiga kumun, simpang panik menuju kumun debai, ada titik titik yang sering banjir di dalam ruang lingkup Kota Sungai Penuh di antara nya jalan raya seperti di jadikan sungai pengganti drenase adalah jalan raya depan SMA N.02 Kota Sungai Penuh, simpang raya menuju jalur jembatan kerinduan dan seperti simpang empat pasar kota sungai penuh di jalan.RE.MARTADINATA.

‘’sementara itu tadi malam bertepatan jam 00.53 wib tgl.24.04.2016 beberapa masyarakat menampakkan kekesalan nya kepada pemerintah kota dan adanya aksi oposisi kecil terhadap pemerintah kota’ hingga beberapa penduduk karena buruk nya fasilitas aspal jalan raya yang runtuh dengan satu mobil melintas hingga jebol dan patung pocong pun di bangun di tengah tengah jalan aspal di lokasi simpang empat (4) pasar kota sungai penuh dan bertepatan di depan toko rajawali jalan.re.martadinata dan di depan kantor’’bpjs’’ depan SMAN2 Kota Sungai Penuh-Jambi.

saat jurnalis’’PORTAL BUANA ONLINE NEWS’’menditail informasi dari salah satu  account sosmed mantan pejabat  DPRD di kepemerintahan kota sungai penuh dari pada kepemimpinan nya pada tahun sebelumnya’ manatarkan melalui salah satu account  sosmednya pkl.18.24wib tadi sore ’’bahwa jika pencapaian materi menjadi tolak ukur, maka keserakahan  menjadi pendorong nya dan penipuan/kebohongan adalah aklerasinya dan kapasitas menjadi system nya’’pungkas narsum seorang lulusan tri sakti tersebut.

Selanjut nya jurnalis’’PORTAL BUANA ONLINE NEWS’’akan mengiringi kinerja kepemerintahan Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, guna terwujud nya tuntutan dari masyarakat di beberapa kecamatan, Desa dan Kelurahan  yang menginginkan perubahan’ karena adanya kinerja pemerintah yang membangun fasilitas kota dengan ketahanan drenase dan aspal  atas kerusakan dalam jangka pendek.

 ‘’DUNIA DALAM BERITA’’(afrizal.m/afrinaldi.t).

No comments:

Post a Comment