Dinas PU Bengkalis Bersama Team Independent UIR Ambil Sampel Tiang Pancang DIC

Iklan Semua Halaman

Loading...

Dinas PU Bengkalis Bersama Team Independent UIR Ambil Sampel Tiang Pancang DIC

30 May, 2019

PORTALBUANA.COM, BENGKALIS,  - Kamis (30/05) Untuk memastikan kualitasnya dan mutu tiang pancang proyek Multi Years pembangunan Duri Islamic Centre Crew portal buana langsung kelapangan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis dan Tim Independen Universitas Islam Riau (UIR) akhirnya turun ke lokasi pembuatan Tiang Pancang di kawasan Jalan Siak Kec. Bathin Solapan dan lokasi proyek Duri Islamic Center di Jalan Lingkar Barat, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis pada Rabu (29/05).

Kabid Dinas Pekerjaan Umum, Junaedi, PPTK proyek DIC, Hagustizian menggandeng Tim Independen dari Universitas Islam Riau (UIR) diketuai, Sugeng bersama rekanan, Hendri Along disaksikan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kecamatan Bathin Solapan, Rahmat Yusuf beserta Pemerintah Desa Petani mengambil sampel beton Tiang Pancang Duri Islamic center (DIC).

Agenda turun ke lokasi proyek dan pembuatan Tiang Pancang DIC dalam rangka mengambil sampel beton untuk di test dan uji laboratorium di Universitas Islam Riau (UIR) di Pekanbaru. Sampel beton yang di ambil bakal di test, apakah standar berdasarkan spesfikasi besaran tekhnik nanti bakal ketahuan dari hasil laboratorium Dua hari lamanya sejak dilakukan uji laboratorium.


Namun, hasik test dan uji laboratorium terkendala hari libur nasional bisa jadi hasil tes dan uji beton Tiang Pancang DIC keluar setelah lebaran Idul Fitri",  ujar Kabid Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis, Junaedi kepada awak media Portal Buana.Com.

Kata Junaedi, jika nanti hasil tes laboratorium Tiang Pancang tidak standar Dinas PU Kabupaten Bengkalis tidak menerima Tiang Pancang pembangunan DIC.

Itu sebabnya, sampel beton Tiang Pancang yang sudah selesai penting di ambil lalu di testlaboratorium Universitas Islam Riau (UIR) untuk meluruskan dan membuktikan kepada publik standarnya atau tidak yang di buat rekanan Kontraktor Along.

"Kalau suatu pekerjaan ada kendala wajib hukumnya melakukan test dan uji laboratorium beton Tiang Pancang biar tak ada yang teraniaya.

PPTK Proyek Tiang Pancang DIC, Hagustizian menimpali, penting test dan uji lab beton untuk mengetahui jokni untuk tekanan dan mutu. Ini yang perlu di cek, kalau standar dan oke bisa di terima.

"Tim Independen dari Universitas Islam Riau (UIR) yang kita gandeng mengambil sampel beton Tiang Pancang nantinya di test dan uji laboratorium", tukasnya lagi.

Pengamatan Portal Buana.Com di lokasi pengambilan sampel Tiang Pancang di kawasan Jalan Siak Kec. Bathin Solapan, tampak Tim Independen berjumlah Tiga orang yang diketuai, Sugeng melakukan pengambilan sampel beton menggunakan alat berbentuk slinder mengambil sampel beton Tiang Pancang yang rencananya digunakan untuk proyek Duri Islamic Center dan berjalan Dengan Lancar Tapi Kok Hasil Bor nya Patah Terus Ya, Kuat Gak ya Tiang Pancang nya.


"Tiang Pancang yang panjangnya Enam Meter di bor hingga sampel beton berhasil di ambil. Setelah itu, sampel beton di ambil untuk di bawa ke laboratorium Universitas Islam Riau (UIR) Di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Ditambahkan Hendri ALONG yang Merupakan rekanan pemenang proyek sempat selisih paham. Hendri Along dengan nada berapi api mengatakan tidak menerima surat untuk dihentikan sementara proses pembuatan tiang pancang tersebut. Hal ini dikatakan Along tepat didepan Kabid PUPR Bengkalis, Junaidi.

"Sampai hari ini saya tidak menerima surat atau informasi dan perintah untuk menghentikan proses pembuatan Tiang Pancang DURI ISLAMIC CENTER (DIC) itu. Tidak mungkin saya main-main dalam pengerjaan rumah ibadah ini. Malahan saya minta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengawasinya,”katanya didepan sejumlah media Portal Buana.Com.

Ada dari oknum anggota dewan. Ada juga yang memiliki kepentingan pribadi. Makanya diciptakan opini di masyarakat, kalau pekerjaan saya tidak ada yang benar. Kalau anggota dewan jadi anggota dewan saja jangan ngurusin proyek pula. Kalau oknum anggota dewan tersebut tidak mengakui ayo sumpah pakai Alquran dan sumpah pocong dia,” di tantang Hendri Along.

Saat ditanya inisial Anggota Dewan tersebut, kembali saya Tegaskan itu semua. Betul, Itu inisialnya,”jawabannya singkat dengan Tegas. [SHT]