Kasus Bencal Berjamaah, M. Sidik Minta Kejati dan Kejari Tangkap Bupati Kerinci

Iklan Semua Halaman

Loading...

Kasus Bencal Berjamaah, M. Sidik Minta Kejati dan Kejari Tangkap Bupati Kerinci

26 May, 2019


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Kejaksaan Negeri Sungai Penuh sudah menetapkan tiga tersangka terkait kasus Bencana Alam (Bencal) tahun 2017. Masing-masing tersangka tersebut adalah inisial A selaku PPK, SE dan WAP selaku pelaksana pekerjaan. Pekerjaan itu adalah proyek jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci dengan pagu anggaran Rp. 5 milyar.

Meskipun belum dilakukan penahanan terhadap ketiga tersangka, namun sejumlah pihak aktivis meminta agar segera melakukan pengembangan kasus yang diduga menyeret nama-nama yang terlibat tersebut.

“Kita minta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi dan Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh untuk mengusut tuntas kasus Bencal Kerinci Tahun Anggaran 2017 hingga keakar-akarnya. Jika terbukti adanya keterlibatan Adirozal kita minta agar Kejati Jambi dan Kejari Sungai Penuh untuk melakukan penangkapan terhadap Bupati Kerinci Adirozal,”tegas M. Sidik Ketua LSM Gasak

Sidik mengatakan dalam kasus Bencal ini diduga adanya keterlibatan orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kerinci. Serta bertujuan untuk mendapatkan perahu pengusung.

“Saya mendapatkan cerita dari SE dan Kardius, yang merupakan orang kepercayaan Bupati Kerinci, bahwa fee proyek Bencal digunakan untuk mendapatkan perahu partai  dari salah satu partai pengusung dalam Pilkada Kabupaten Kerinci 2018,”ujarnya M. Sidik meniru ucapan SE dan Kardius ketika itu.

Sebelumnya, menurut keterangan  Kejari Sungai Penuh Romy Arizryanto SH, MH bahwa kasus bencal ini tidak tertup kemungkinan adanya tersangka baru. “Sudah kita tetapkan tersangka dalam kasus bencal 2017 sebanyak tiga orang. Sebelum menetapkan tersangka kasus Bencal sebelumnya Penyidik telah memeriksa 22 orang saksi, selain itu juga ada keterangan saksi ahli. Dari dua alat bukti tersebut maka kita tetapkan tiga orang sebagai tersangka,” bebernya.

Romi mengatakan dalam kasus bencal 2017 ini tidak tertutup kemungkinan ada tersangka baru. “Jika nantinya ditemukan adanya alat bukti yang menyebutkan ada keterlibatan yang lain tentunya tersangka akan bertambah,” ungkapnya.( Sumber gegeronline)