Koordinator Relawan IT BPN Prabowo-Sandi Ditangkap Polisi

Iklan Semua Halaman

Loading...

Koordinator Relawan IT BPN Prabowo-Sandi Ditangkap Polisi

26 May, 2019

PORTALBUANA.COM, JAKARTA, – Satu persatu para pendukung calon presiden dan calon wakil presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditangkap polisi. Kini giliran Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya, pada dini hari tadi (26/5), ditangkap polisi. Istri Mustofa, Chaty Ahadianty pun sudah menduga kalau penangkapan terhadap sang suami bakal terjadi.

‘’Udah lama kita feeling (firasat) mau ditangkap, karena udah sering banget dapat serangan di dunia maya,’’ kata Chaty saat diwawancarai Indonesia Inside (INI Network), Ahad (26/5).

Menurut dia, perjuangan suaminya selama ini memang kerap terkendala. Tak hanya di dunia maya, bahkan kediaman mereka tak jarang diteror dengan berbagai kiriman barang. Padahal, para penghuni rumah tak merasa memesan barang-barang itu.

Mustofa, kata Chaty, melakukan perlawanan dengan melaporkan kejadian tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pasalnya, dia mengindikasikan teror yang menimpanya memang berkaitan dengan pemilu. ‘’Pas Mas Tofa (Mustofa) mau lapor ke Bawaslu, akun Gojek-nya di-hack (diretas) orang,’’ ujar Chaty.

Perempuan yang tercatat sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Berkarya itu menyebutkan, masih banyak lagi peristiwa terror yang menimpa mereka selama ini. Karena itu, dia menilai peristiwa yang sekarang dialami Tofa bukan tanpa maksud tertentu.

Chaty mengatakan, dia akan segera berkoordinasi dengan BPN Prabowo-Sandi hari ini. Dia berharap ada pendampingan hukum yang bisa diberikan kepada suaminya. ‘’Aku lagi koordinasi sama pengacara dan BPN bisa melakukan pendampingan,’’ ucapnya.

Mustofa Nahrawardaya ditangkap karena diduga melakukan ujaran kebencian melalui akun Twitter-nya. Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, itu ditangkap saat kediamannya didatangi polisi pada pukul 03.00 WIB dini hari.(Sid/AIJ/INI Network)