Wagub Sumbar Bangga Ada BABAYO Di Plaza Andalas Bagi Kaum Dhuafa

Iklan Semua Halaman

Loading...

Wagub Sumbar Bangga Ada BABAYO Di Plaza Andalas Bagi Kaum Dhuafa

30 May, 2019

PORTALBUANA.COM - PADANG. BABAYO (Balanjo Baju Rayo) Ramadhan salah satu program kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa yang dilaksanakan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) Mitra Ummat Madani Padang disetiap bulan Ramadhan.

Dalam hal ini Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berkesempatan membuka Babayo di Ramayana Plaza Andalas yang keempat kalinya digelar, Rabu (29/5/2019).

"Tahun ini, Alhamdulillah jumlahnya meningkat, dari 200 anak tahun lalu sekarang menjadi 400 orang anak," kata Wagub Sumbar.

Wagub Nasrul Abit mengajak masyarakat terutama umat muslim membantu kaum fakir miskin dan dhuafa dalam meringankan beban kehidupannya. "Semua pasti tahu bahwa sebagian harta kita ada hak dari fakir miskin".

“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, karena disaat sekarang ini masih ada anak muda yang memikirkan kegiatan sosial. Kegiatan ini juga termasuk membantu program pemerintah," sebutnya.

“Tidak hanya pemerintah saja yang tanggung jawab, namun bisa juga semua komponen masyarakat termasuk juga saat ini Mitra Ummat Madani (MUM) Padang yang membantu masyarakat miskin dan kaum dhuafa,” jelas Nasrul Abit.

Sementara itu Wagub Nasrul Abit juga berharap untuk mempercepat pengurangan kemiskinan di Provinsi Sumbar, perlu menjadi perhatian serius dari semua pihak.

Selanjutnya Nasrul Abit memberikan memasangkan baju kepada anak-anak yatim dan dhuafa sambil memberikan semangat untuk bisa merasa gembira menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H ini.

Elfiyon Julinit selaku Direktur Mitra Ummat Madani Padang, mengatakan kegiatan Balanjo Baju Rayo (Babayo) tahun 2019 ini pihaknya menghadirkan 400 anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja di Ramayana Plaza Andalas Padang. 

Dia mengatakan, anak yatim dan dhuafa itu didatangkan dari berbagai kelurahan di Kota Padang yang di luar panti asuhan, seperti dari keluarga pemulung, disabilitas, yatim piatu di rumah janda, penjaga masjid atau mushalla dan dhuafa lainnya.

"Setiap tahunnya kegiatan Babayo selalu ditunggu-tunggu oleh anak yatim dan dhuafa dibulan Ramadhan. Sebab mereka akan dapat baju lebaran seperti yang dirasakan oleh anak anak lainnya dalam menyambut Idul Fitri 1440 H yang tinggal menghitung hari ini," ungkap Elfiyon.

"Setiap tahun pada program peduli sosial Babayo ini semakin banyak donatur, dermawan dan hartawan yang ikut berpartisipasi, sehingga untuk tahun ini saja yang menerima bantuan ada 400 anak," ungkapnya.

Dengan kepedulian donatur ini, salah satu cara mengurangi beban keluarga yatim dan dhuafa, sekaligus menjadi ladang amal kebaikan. (humas sumbar)