Gubernur Irwan Prayitno : Perantau Adalah Aset Daerah dan Nagari di Sumatera Barat

Iklan Semua Halaman

Loading...

Gubernur Irwan Prayitno : Perantau Adalah Aset Daerah dan Nagari di Sumatera Barat

06 June, 2019

PORTALBUANA.COM - PADANG. Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit sholat Idul Fitri 1440 H bersama di halaman Kqntor Gubernur, Rabu (5/6/2019).

Terlihat gubernur hadir bersama istrinya Nevi Zuairina beserta anak dan menantunya ikut sholat Idul Fitri dengan mengunakan pakaian serba putih.

Pukul 6.30 WIB shaf depan sudah dipenuhi oleh sejumlah pimpinan DPRD, Forkopimda Sumbar, kepala SKPD. Ketua Kanwil Agama Sumbar, dan kepala lembaga lainnya.

Dalam sambutan gubernur H. Irwan Prayitno mengajak masyarakat muslim untuk membuka pintu maaf seluas-luasnya, hilangkan rasa dendam dan minta ampun kepada Allah SWT.

"Di pagi yang cerah ini, marilah kita bermaaf-maafan, kita buka hati suci dan singkirkan kebencian dan segala permusuhan serta hilangkan semua dendam dihati. Mudah-mudahan kita semua tergolong sebagai orang-orang yang mendapat ampunan Allah SWT," kata Irwan Prayitno.

Selain itu gubernur juga menyampaikan, bahwa untuk masyarakat Sumbar dapat mengalah dan memberikan peluang atau kesempatan bagi para perantau untuk pulang ke kampung halamannya.

"Kita berharap kepada masyarakat Sumbar untuk bisa memberikan kesempatan bagi perantau untuk pulang ke kampung halamannya," harap gubernur.

"Apalagi sesuai dari hasil pantauan, lonjakan pemudik terlihat H-1 melalui darat saat ini cukup padat, jadi kita minta untuk masyarakat Sumbar untuk tetap bersabar, untuk menghilangkan kemacetan di jalan," tambahnya.

Gubernur juga berharap perantau asal Minang tetap peduli dengan kampung halamannya. Perantau untuk dapat membangun kampung halamannya.

"Perantau harus bisa membangun kampung halamannya, kami yakin perantau Minang memiliki potensi besar ikut untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa," harapannya.

Dilain pihak, Gubernur mengapresiasi perantau Minangkabau yang selama ini telah banyak membantu membangun kampung halamannya masing-masing. 

"Kepedulian perantau terhadap nagarinya patut diapresiasi. Kami sangat mendukung apapun kegiatan perantau di kampung halamannya. Saya yakin, perantau yang pulang basamo pasti telah menyiapkan program untuk kampung halamannya," ujarnya

Selanjutnya Gubernur Irwan Prayitno menegaskan "Perantau adalah aset daerah dan aset nagari yang sangat potensial dalam menumbuhkembangkan dan memberdayakan perekonomian dan pembangunan di nagarinya masing-masing. Karena pentingnya perantau, maka kami di Pemprov Sumbar menjadikan urusan perantau sebagai salah satu tugas kepemerintahan".

Kemudian pelaksanaan sholat Idul Fitri di mulai pukul 08.00 WIB dengan khatib Amran Su'aidi selaku Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI sedangkan imam yakni Dasrizal pemenang MTQ tingkat Internasional. Sementara halaman Kantor Gubernur bisa muat untuk sekitar 50 ribu orang.

Sementara itu, di hari yang sama gubernur Sumbar akan menggelar open house di Istana gubernuran, terbuka untuk semua kalangan masyarakat dan dilaksanakan selepas Sholat Ied atau pukul 09.00-12.00 WIB.(novear. humas sumbar)