Pendidikan IT Salah Satu Pembentukan Karakter Yang Berhubungan Langsung dengan Tuhan Yang Maha Esa

Iklan Semua Halaman

Pendidikan IT Salah Satu Pembentukan Karakter Yang Berhubungan Langsung dengan Tuhan Yang Maha Esa

25 June, 2019

PORTALBUANA.COM - DHARMASRAYA. Pendidikan Islam Terpadu merupakan salah satu pembentukan pendidikan yang membentuk karakter yang memiliki nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat-istiadat.

SD dan SMP Islam Terpadu Al-Bina adalah salah satu pembentukan karakter yang saat ini ditekankan oleh pemerintah baik dari pusat, provinsi sampai dengan kabupaten kota yang berbasis Islam.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur dalam acara wisuda tahfihz akbar dan peletakan batu pertama pembangunan gedung SMP IT AL-BINA, Koto Baru Kabupaten Dharmasraya. Senin (24/6/2019) yang dihadiri kepala dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Forkopimda Dharmasraya, Camat Koto Baru, Ketua Yayasan Al-Bina dan wisuda tahfihz sebanyak 88 orang.

Pendidikan karakter dalam Islam dapat dipahami sebagai upaya penanaman kecerdasan kepada anak didik dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya, seperti pembentukan sikap, watak, tabiat, sifat-sifat kejiwaan, budi pekerti, kepribadian atau akhlak.

"Tentu kita semua ingin anak-anak kita memiliki budi pekerti, sopan santun, nilai-nilai etika, dengan mengedepankan  agama, pandai mengaji, hafal Alquran yang akan membawa orang tuanya masuk sorga nantinya," tutur wagub Sumbar.

Menurut Nasrul Abit program tersebut dapat mencegah generasi muda dari perbuatan penyalahgunaan narkoba maupun perilaku maksiat sex menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). 

"Karena mereka sudah disibukan dengan belajar mengaji, mempelajari dan menghafal Al Qur’an serta mengamalkannya, sebab ajaran agama telah menuntunnya untuk menjadi umat yang sholeh," katanya.

Lanjut Wagub menjelaskan, saat ini bangsa Indonesia telah memasuki era globalisasi 4.0 yang semuanya harus memakai sistem digitalisasi. "Kita harus siap untuk perubahan ini, mau tidak mau jaman tersebut akan masuk dalam kehidupan kita," jelas Nasrul Abit.

Wagub Sumbar kembali menginggatkan, saat ini menjadi permasalahan berat bagi pemerintah provinsi Sumbar, bukan permasalahan pembangunan fisik, tetapi permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM), karena kewenangan SMA dan SMK  menjadi kewenangan provinsi yang harus mempersiapkan untuk menjadi siswa SMA dan SMK yang harus memiliki kualitas dan bisa diterima Universitas bagus atau bisa masuk dalam bursa kerja.

"Untuk itu, perlu dilakukan singkronisasi dengan kabupaten kota dalam masalah pendidikan, bukan hanya sekedar lulus SMP saja, tetapi haris bisa beradaptasi dengan kemajuan jaman," ungkap Nasrul Abit.

Nasrul abit mendorong para guru dan sekolah dapat bekerja maksimal untuk suksesnya program pendidikan yang dikelola dan kepada orang tua diharapkan berperan aktif selalu memperhatikan anak-anak mereka dengan baik di rumah masing-masing.

Wagub mengaku bersyukur sudah banyak sekolah-sekolah yang  menerapkan konsep pendidikan yang berbasis islami di Sumbar. Untuk itu, ia berharap SMP Islam Terpadu (SMP IT) dapat memberikan pendidikan islam yang baik kepada siswanya sekaligus menghindari nakorba, perbuatan maksiat, LGBT dan penyakit masyarakat lainnya.

“Kita berharap sekolah Islam terpadu bisa menjadi pusat peradaban dengan segala upaya kita dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ungkap Nasrul Abit.

Dalam kesempatan sama Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya Marius S.Pd, MM mengatakan, bahwa Sekolah Islam Terpadu Al-Bina merupakan andalan dari Kabupaten Dharmasraya, karena lulusan dari sini banyak yang diterima SMA favorit.

"Saat ini sudah yang kelima wisuda tahfihz di SD dan SMP IT Al-Bina, kali ini ada 88 tahfihz dengan rincian SD IT 46 SMP IT 42 rata-rata sudah hafal 5 juz, bahkan ada yang hafal sampai 10 juz, Alhamdulillah," ucapnya.

Selanjutnya Ia juga mengapresiasi kehadiran Wagub Sumbar dapat memberi perhatian kepada masyarakat Dharmasraya dalam pendidikan (novear humassumbar)