Wali Murid di Surabaya Demo PPDB 2019 Hingga Malam

Iklan Semua Halaman

Loading...

Wali Murid di Surabaya Demo PPDB 2019 Hingga Malam

21 June, 2019
Ratusan orang tua murid berdemo di kantor Dinas Pendidikan Surabaya, sebelum bergeser ke Balai Kota. Foto: Surabayainside.com

PORTALBUANA.COM, Surabaya – Ratusan orang tua atau wali murid di Surabaya kembali demo di kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, hingga Kamis (20/6) malam ini di Balai Kota. Mereka memprotes proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan menuntut dihapusnya sistem zonasi.

Atas demo tersebut, Kepala Dispendik Surabaya, M. Ikhsan, menemui para wali murid. Di hadapan mereka, Ikhsan menyampaikan lima hasil konsultasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Masukan Bapak/Ibu yang kami sampaikan. Kami tuangkan dalam rangkuman lima hasil konsultasi dengan Kemendikbu,” ungkapnya.

Pertama, pelaksanaan PPDB SMPN Kota Surabaya tahun 2019 berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019. Untuk itu PPDB SMPN akan tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.

Kedua, guna mengakomodir harapan masyarakat Kota Surabaya yang belum diterima pada SMPN, pagu sekolah akan ditambah. Semula 32 siswa per rombongan belajar (rombel) menjadi 38 siswa per rombel.

Ketiga, mekanisme pengisian penambahan pagu sebagaimana dimaksud pada poin 2 (dua) dilaksanakan setelah seluruh proses PPDB sesuai Permendikbud No. 51 tahun 2018 diumumkan.

Empat, calon peserta didik baru yang berhak mengikuti penambahan pagu zonasi umum adalah calon peserta didik baru yang sudah melakukan pendaftaran pada jalur zonasi umum sampai pada batas penutupan yaitu tanggal 20 Juni 2019 jam 23.59 WIB.

Kelima, pelaksanaan PPDB penambahan pagu sebagaimana dimaksud pada poin 2 (dua) dilaksanakan berdasarkan perankingan Nilai Ujian Sekolah Berbasis Nasional (NUSBN) dengan pilihan sesuai saat pendaftaran jalur zonasi umum.

Namun, merespons hasil tersebut, wali murid tampaknya tidak puas. Maka, malam ini, mereka bergeser ke Balai Kota Surabaya dan akan menginap di Balai Kota Surabaya. (Lin/Ima/INI-Network/indonesiainside)