Bupati Kerinci Diminta Copot Kadis PUPR Diduga Bermain Dengan Proyek

Iklan Semua Halaman

Bupati Kerinci Diminta Copot Kadis PUPR Diduga Bermain Dengan Proyek

27 July, 2019

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Proyek pekerjaan dinas PUPR dikerjakan pihak ketiga pemenang tender dinilai adanya dugaan cacat mutu serta pekerjaan asal jadi tidak sesuai dengan RAB mencari keuntungan besar dalam proyek tersebut.

Dari temuan Ketua KPK TIPIKOR dibeberapa proyek pengerjaan dinas PUPR kabupaten kerinci dibidang bina marga, bidang cipta karya, dan bidang sumber daya air terdapat adanya temuan dugaan serta yang tidak sesuai dengan RAB dan bestek dengan anggaran yang sangat fantastis demi meraup untung besar.

Ketua KPK TIPIKOR kabupaten kerinci angkat bicara " proyek - proyek yang dikerjakan dari dinas PUPR baik bidang bina marga, bidang sumber daya air, dan bidang cipta karya, dari temuan saya di lokasi pengerjaan tahun 2018 adanya dugaan pengerjaan yang dikerjakan asal jadi. Temuan - temuan tersebut seperti pencurian volume tidak pas dengan ukuran juga menggunakan material tidak sesuai dengan RAB 

Dengan adanya temuan dugaan pengerjaan asal jadi yang dikerjakan pihak ketiga kontraktor nakal yang bermain dengan proyek saya menilai lemahnya pengawasan dari dinas PUPR seakan - akan sudah bekerja sama dengan pihak kontraktor.

Temuan demi temuan dari proyek pekerjaan dinas PUPR yang membidangi masing - masing proyek saya akan melakukan tindak lanjut untuk membuat laporan ke polres atas dugaan penyalahgunaan anggaran yang telah merugikan negara." Ungkap ketua KPK TIPIKOR kabupaten kerinci.

Ketua KPK TIPIKOR menambahkan "lemahnya pengawasan dinas PUPR terhadap proyek - proyek yang dikerjakan pihak ketiga, saya meminta bupati kerinci untuk mencopot kepala dinas PUPR karena dinilai lemah dalam pengawasan terhadap proyek - proyek yang dikerjakan pihak kontraktor.

Bilamana bupati tidak sanggup mencopot jabatan kepala dinas PUPR kabupaten kerinci ada dugaan dibalik proyek - proyek dari dinas PUPR ada apa antara kadis dengan bupati kerinci" pungkas ketua KPK TIPIKOR mengakhiri pembicaraan. ( fc)

Loading...