Didampingi Suami, Fairuz A. Rafiq Adukan Kasusnya Ke Komnas Perempuan

Iklan Semua Halaman

Loading...

Didampingi Suami, Fairuz A. Rafiq Adukan Kasusnya Ke Komnas Perempuan

08 July, 2019
Foto: twitter/@Arkan Adib Wiratama

PORTALBUANA.COM, Jakarta — Diampingi sang suami, Sonny Septian, Fairuz A. Rafiq akhirnya mendatangi kantor Komnas Perempuan pada hari ini, Senin (8/7). Fairuz juga didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, serta sekelompok perempuan yang memberikan dukungan kepadanya. Kedatangan Fairuz, adalah ingin meminta bantuan Komnas Perempuan berkaitan dengan video “ikan asin” yang menyangkut mantan suaminya, Galih Ginanjar.

Dalam kesempatan itu, Fairuz A. Rafiq menemui komisioner Komnas Perempuan, Magdalena dan Masruchah. Di hadapan komisioner Komnas Perempuan, Fairuz A. Rafiq menyampaikan laporan pengaduannya dan keterangannya terkait kasusnya dengan sang mantan suami.

Setelah pengaduan tersebut, sang kuasa hukum, Hotman Paris Hutapea menggelar konferensi pers di kantor Komnas Perempuan, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Maksud kedatangannya tadi adalah Fairuz mengajukan pengaduan terkait dengan dugaan penyebaran konten asusila pasal 27 ayat 1. Tadi kita sudah ketemu sama komisioner Komnas Perempuan. Intinya, tadi Fairuz memberikan kopi dari tayangan YouTube yang berisi dugaan penyebaran konten asusila. Yang saat ini sudah dihapus,” ujar Hotman Paris.

Dari pertemuan tersebut, kata Hotman, Komnas Perempuan punya kesimpulan, yakni pasal-pasal yang diancam pelapor Fairuz sudah memenuhi syarat. Adapun, ketiga terlapor adalah Galih Ginanjar yang diduga mengucapkan kata-kata tidak senonoh tentang Fairuz.

Selain itu, ada pasangan suami-istri Pablo Benua dan Rey Utami yang mengunggah pernyataan Galih itu ke YouTube dan menyebarluaskannya. Ketiganya dituduh melanggar Pasal 27 Ayat (1) juncto Pasal 45 Ayat (1) atau Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kesimpulan sementara dari Komnas Perempuan adalah memang telah dipenuhi ada unsur penyebaran asusila, itu sudah sangat terbukti,” jelas Hotman.

Selanjutnya, Komnas Perempuan akan melayangkan surat kepada pihak kepolisian untuk mengimbau agar kasus ini segera ditangani. Pasalnya, kasus tersebut tidak hanya menyangkut Fairuz A. Rafiq semata, tetapi juga menyangkut harga diri wanita. (ii)