Panglima TNI Kunjungi Polda Kepri

Iklan Semua Halaman

Panglima TNI Kunjungi Polda Kepri

28 July, 2019

PORTALBUANA.COM, KEPRI. (Puspen TNI. Minggu, 28 Juli 2019). Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,S.I.P. dan Kapolri, Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. melaksanakan kunjungan kerja ke Polda Kepulauan Riau, Nongsa, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (27/7/2019). 

Kunjungan Panglima TNI ke Mapolda Kepri disambut oleh atraksi kesenian serta bela diri yang ditampilkan oleh ratusan anggota TNI dan Polri. Kunjungan ini juga sekaligus untuk bersilaturahmi dengan segenap prajurit TNI dan Polri. 

Saat kunjungan di Polda Kepri, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan penekanan tentang keamanan yang merupakan Pilar utama dalam rangka untuk menunjang pembangunan di Batam. TNI-Polri adalah pilar Utama dalam menjaga soliditas, kebersamaan dan bekerja keras menjaga keamanan khususnya di wilayah Kepulauan Riau. 


“Saya ingin mendengar  Prajurit TNI dan Polri  secara langsung bagaimana situasi di wilayah Kepri khususnya apa yang menjadi cita-cita kita semua adalah sinergitas TNI Polri yang semakin kuat,” ujar Panglima TNI. 

Selanjutnya dikatakannya bahwa sinergitas atau harmonisasi supaya Selaras sudah bakukan setiap gerakan sinergitas TNI-Polri sudah dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat beraktifitas semuanya dengan baik dan lancar tanpa adanya gangguan. “Stabilitas keamanan tercipta dengan soliditas kita semua. Prajurit TNI dan Polri adalah kekuatan terbesar di Republik ini untuk menjaga wilayah NKRI,” imbuhnya. 


“Disamping tugas dan kepercayaan diberikan kepada prajurit TNI dan Polri, kita harus dekat dengan rakyat karena rakyat adalah bagian dari kita, kita berasal dari rakyat. Selama penugasan kita harus benar-benar tahu kesulitan rakyat di sekeliling dan harus selalu membahagiakan, melayani dan melindungi rakyat,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

Disisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa program pemerintah kedepan adalah meningkatkan sumber daya manusia, selaku anggota TNI dan Polri punya tanggung jawab, apa yang dilakukan paling tidak ketika dinas di wilayah teritorial harus melihat kondisi masyarakat di sekeliling. 


“Di wilayah Kepulauan Riau masih ada saudara kita yang mengalami stanting, kita harus menginventarisir dan laporkan kepada Kementerian terkait sehingga dapat memberikan asupan asupan gizi. Kita juga harus memperhatikan kegiatan proses mengajar, ini adalah tanggung jawab kita semua disamping tanggung jawab menjaga keutuhan wilayah NKRI di garis depan Garda terdepan,” harapnya. 

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman
Loading...