PORTAL BUANA NEWS

Portal Berita online , Akurat dan terpercaya

Iklan

Bupati Kerinci Tidak Mampu Mencopot Kadis PUPR. Ada Apa?

Friday, August 02, 2019, August 02, 2019 WIB Last Updated 2019-08-02T18:15:54Z

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Terkait pemberitaan media ini beberapa waktu lalu bupati kerinci diminta copot kadis PUPR yang diduga bermain proyek namun berita tinggal berita tidak adanya tanggapan dari bupati kerinci. Dalam hal ini bupati kerinci dinilai tak mampu mencopot kadis PUPR.

Proyek pengerjaan yang dikerjakan pihak ketiga diduga asal jadi gagal konstruksi demi meraup untung besar dengan mutu dan ketahanan pengerjaan tidak jadi persoalan tersebut dari masing - masing bidang dinas PUPR Baik bidang cipta karya, Bidang bina marga juga bidang sumber daya air,  jelas sudah merugikan negara. Kadis PUPR juga diduga menerima fee proyek 2018 dari pihak ketiga kontraktor yang memenangi proyek tersebut sebanyak 3%. 

Lemahnya pengawasan dari kadis PUPR dalam pengerjaan yang diduga asal jadi sehingga gagal konstruksi tersebut membuat proyek yang dikerjakan cacat mutu, kadis PUPR hanya bisa diam dan bungkam setelah diduga menerima fee proyek 2018 dari pihak ketiga.

Ketua KPK TIPIKOR kembali angkat bicara." sebagaimana tentang proyek pengerjaan yang diduga asal jadi, cacat mutu yang dikerjakan pihak ketiga yang mana sebelumnya telah diberitakan dengan media ini meminta bupati kerinci copot kadis PUPR . Saya merasa bupati kerinci tidak mampu dan tidak akan pernah copot kadis PUPR. Patut dipertanyakan mengapa bupati tidak mampu mencopot kadis PUPR.

Saya dari KPK TIPIKOR tidak akan tinggal diam semua bukti dan data yang sudah ada ditangan saya nanti akan saya buat laporan dan diserahkan ke kajari untuk menindak lanjuti adanya dugaan proyek yang gagal konstruksi sehingga mengakibatkan kerugian negara. Begitu juga dugaan penerimaan fee proyek 2018 oleh kadis PUPR dari pihak ketiga sebanyak 3% juga akan saya laporkan." Pungkas ketua DPD KPK TIPIKOR mengakhiri pembicaraan. 

Saat Awak portal buana bersama ketua KPK TIPIKOR ke kantor dinas PUPR menemui kadis untuk konfirmasi namun yang bersangkutan tidak ada dikantor disaat jam kerja juga dihubungi via telpon yang bersangkutan tidak menjawab. ( fc)

Print Friendly and PDF
Komentar

Tampilkan

Terkini

Sumut

+