Kajari Dinilai Tidak Mampu Menindak Lanjuti 16 Paket PUPR Sungai Penuh Yang Dilaporkan

Iklan Semua Halaman

Kajari Dinilai Tidak Mampu Menindak Lanjuti 16 Paket PUPR Sungai Penuh Yang Dilaporkan

06 August, 2019

PORTALBUANA - SUNGAI PENUH. Sebanyak 16 paket dinas PUPR yang telah dilaporkan kekajari dari LSM tentang dugaan korupsi dinas PUPR kota sungai penuh, namun tidak ada satu pun laporan tersebut ditindaklanjuti dari kajari terkesan mendiamkan laporan yang sudah dilaporkan LSM. Patut dipertanyakan tidak adanya tindak lanjut dari kajari.

Bahkan para LSM sungai penuh kerinci juga telah menggelar aksi demo kekantor kejari beberapa waktu lalu untuk mempertanyakan tentang 16 paket dinas PUPR yang telah dilaporkan tidak ada tindak lanjut kajari atas 16 paket PUPR yang telah dilaporkan tersebut.

Ihsan daratoni LSM jamtos saat berbincang dengan awak portal buana menuturkan" saya sangat kecewa kepada kajari. Ada 16 paket dinas PUPR sungai penuh yang sudah dilaporkan dari LSM sampai saat sekarang satu pun dari laporan yang telah dilaporkan tidak ada tindak lanjut dari kajari. 

Seakan akan kajari terkesan mendiamkan atas laporan 16 paket dinas PUPR sungai penuh dari LSM. Jadi pertanyaan besar bagi kami kok laporan tersebut tidak ditanggapi dan tidak ada tindak lanjutnya sama sekali seakan akan kajari ada tekanan pihak lain. 

Sementara laporan dari LSM dilaporkan kekajari dugaan korupsi di pemerintahan kabupaten kerinci sudah ada tindak lanjutnya. Bahkan sudah ada yang ditetapkan jadi tersangka oleh kajari dugaan korupsi di pemerintahan kabupaten kerinci. 

Namun mengapa 16 paket dinas PUPR sungai penuh yang telah dilaporkan LSM sampai saat sekarang tidak satu pun dari 16 paket yang dilaporkan, tidak ada kejelasan dan tindak lanjut dari kajari. 

Patut kita pertanyakan ada apa dengan kajari sehingga tidak mampu menindak lanjuti atas 16 paket dinas PUPR sungai penuh yang sudah dilaporkan tersebut." Pungkas ihksan daratoni salah seorang aktifis LSM jamtos mengakhiri pembicaraan dengan awak portal buana. ( fc)