Kantor Kejari Sungai Penuh Digeruduk Korban Kebakaran Dan LSM Petisi

Iklan Semua Halaman

Kantor Kejari Sungai Penuh Digeruduk Korban Kebakaran Dan LSM Petisi

07 August, 2019

PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. 2 tahun sudah berlalu kebakaran melanda pasar sungai penuh yang telah mengakibatkan ratusan ruko masyarakat terbakar juga menelan korban dua orang. Namun pasca kebakaran 2 tahun berlalu belum terelisasi bantuan dari BPBD kota sungai penuh kepada korban kebakaran tersebut.

Tidak adanya terlealisasi bantuan kebakaran kantor kajari digeruduk korban kebakaran yang didampingi LSM petisi untuk menuntut kajari memindak lanjuti bantuan bantuan yang belum tersalurkan dari BPBD kepada korban.

Dalam orasi korban kebakaran menyampaikan" kami korban kebakaran pasar sungai penuh 2 tahun sudah berlalu namun sampai saat sekarang bantuan dari pemerintah tidak kunjung kami terima. Pembagian bantuan itu tidak merata jugat tidak tepat sasaran. 

Kami minta kajari untuk mengusut BPBD dikemanakan uang bantuan tersebut. Juga dari PKL yang tempat jualannya tidak layak sepi pembeli banyak pungutan pungutannya. Janji dari pemerintahan ditempat penampungan PKL biaya pembuatan tempat jualan ditanggung pemerintahan namun kenyataannya biaya ditanggung PKL sendiri. 

Dengan tidak tersalurkan bantuan yang tidak merata ke korban kebakaran kami minta kajari untuk memanggil Kadis BPBD yang saat itu dijabat paunal akhiar. Dikemanakan uang bantuan dari pusat juga uang sumbangan dari donatur yang langsung ditransfer kerekening BPBD. Ungkap pedagang yang berorasi dikantor kejari.

Kasi pidsus sudarmanto pihak kejari menanggapi aksi dari korban kebakaran dan LSM petisi. Menyampaikan " tentang keluhan dari korban kebakaran kami dari kejari akan menindak lanjuti dan akan dalami permasalahan bantuan yang belum terealisqsi sepenuhnya kepada korban kebakaran. Para korban agar bersabar kami akan tetap tindak lanjut permasalahan ini. Ungkap kasi pidsus sudarmanto.

Dilain tempat salah seorang PKL menyampaikan kekecewaan kepada awak portal buana. " kami tidak ada meminta uang atau pun ganti rugi. Yang kami minta pindahkan kami berjualan ketempat yang lebih layak. Semenjak dipindahkan keterminal jangankan untung, modal pun kami tidak ketemu. Kami terlilit hutang. Kami hanya hidup mencari sesuap nasi dari jualan ini ungkap PKL menyampaikan kekecewaannya.

Ketua LSM petisi yang mendapingi korban kebakaran menuturkan." kami meminta kajari untuk segera menindak lanjuti bantuan yang tidak tepat sasaran ini. Kajari harus punya hati rasa kasihan kepada korban terutama kepada PKL tempat jualannya yang tidak layak sepi pembeli. Mereka hanya dengan berjualan untuk mencari sesuap nasi.

Dapat kita bayangkan seandainya jeritan hati PKL terjadi sama orang tua kita apa kita akan diam? Saya akan lihat selanjutnya apakah kajari punya nyali dan  punya hati menindak lanjuti keluhan korban kebakaran pasar sungai penuh pungkas ketua LSM petisi indra mano mengakhiri pembicaraan. ( fc)

Loading...