Paving Block SMP 20 Koto Payang Kec Depati Tujuh Diduga Tidak Sesuai Spek Technis

Iklan Semua Halaman

Paving Block SMP 20 Koto Payang Kec Depati Tujuh Diduga Tidak Sesuai Spek Technis

05 August, 2019

PORTALBUANA.COM, KERINCI. Lemahnya pengawasan dari dinas pendidikan kabupaten kerinci terhadap pengerjaan paving block yang dikerjakan pihak kontraktor SMP 20 koto payang kecamatan depati tujuh yang telah selesai dikerjakan, diduga tidak sesuai dengan spek technis. Pengerjaan tersebut diduga asal asalan.

Dari investigasi ketua DPD KPK TIPIKOR juga Ketua DPC LAKI beserta awak portal buana di lokasi pengerjaan paving block SMP 20 koto payang kecamatan depati tujuh yang telah selesai dikerjakan, adanya dugaan pengerjaan yang amburadul tidak sesuai spek technis asal dikerjakan sehingga mutu dan ketahanan paving block tersebut dinilai cacat mutu.

Adanya pengerjaan paving block SMP 20 koto payang yang diduga asal asalan ketua DPC LSM LAKI mengungkapkan. " pekerjaan paving block yang sudah selesai ini setelah saya cek kelokasi terdapat ada dugaan tidak sesuai spek alias asal jadi saja. 


Paving block yang selesai pengerjaan tersebut terlihat bergelombang tidak rata. Juga terdapat beberapa paving block sudah ada yang retak dan tidak ada kepadatan sehingga bisa dibuka" ungkap DPC LSM LAKi.

Pengerjaan paving block ini adanya dugaan mencari untung besar, sehingga dapat merugikan negara. Saya akan laporkan ke aparat hukum adanya pengerjaan paving block yang diduga dikerjakan asal - asalan tidak sesuai speknya" pungkas DPC LSM LAKI mengakhiri pembicaraan.

Hal senada juga disampaikan ketua DPD KPK TIPIKOR." Apa yang disampaikan ketua DPC LSM LAKI memang benar. Proyek pengerjaan paving block di SMP 20 koto payang ini yang saya tau pihak ketiga sebagai kontraktor atas nama Hendri 

Saat dalam pengerjaan, saya sudah cek kelokasi. Tidak ada saya lihat dipasang papan informasi. Dari CV mana dan berapa anggarannya tidak diketahui. Setelah selesai pengerjaannya dilihat hasil pengerjaannya apa yang disampaikan ketua DPC LSM LAKi benar. Diduga asal asalan.

Saya minta dari dinas pendidikan untuk kembali mencek pengerjaan paving block di SMP 20 koto payang yang diduga asal jadi. Asal dikerjakan saja. Jangan hanya bisa diam. "Pungkas Ketua DPD KPK TIPIKOR mengakhiri pembicaraan. ( fc)