Pekerjaan Jalan Jujun -Sungai Penuh Diduga Rawan Penyimpangan Teknis dan Jadi Ajang Korupsi Pelaksana

Iklan Semua Halaman

Pekerjaan Jalan Jujun -Sungai Penuh Diduga Rawan Penyimpangan Teknis dan Jadi Ajang Korupsi Pelaksana

11 August, 2019

PORTALBUANA.COM - KERINCI - Pekerjaan Jalan jujun - Sungai Penuh yang dilaksanakan oleh PT.Sinar Karya dengan nilai kontrak Rp. 17.066.640.173.08.  (Tujuh belas Miliar Enam Puluh enam Juta Enam ratus empat puluh ribu seratus tujuh puluh tiga  delapan Rupiah)yang bersumber dari dana APBD Prov.jambi Tahun 2018. kini Mulai resahkan Masyarakat tanjung pauh khusus yang ada dalam wilyah kecamatan keliling danau kab.kerinci.  

Fasalnya, Pekerjaan yang dilaksnakkan oleh perusahaan tersebut Terkesan Tidak profesional. karena  tidak  transparan terdap Publik, Karena tidak adanya terpasang papan nama proyek bahkan pekerjaan fisik yang dilaksnakkan asal jadi. Mulai dari pekerjaan galian,  pelebaran jalan Kebanyakan dangkal bahkan sampah plastikpun ikut disertakan dalam pekerjaan pemadatanya.

Sebagaimana yang yang dituturkam zarman Efendi salah seorang Warga  tanjung Pauh, kepada media ini, 10/08. 

“saya sangat kecewa melihat pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak perusahaantersebut. Kenyataanya pekerjaan yang dilaksanakan terlihat asal-asalan, lihat saja pada pekerjaan timbunan, sirtu sangat jangal, mulai dari  jenis matrial yang digunakan, tidak jelas Kualitasnya, entah itu  klas A Bukan atau klas B.

Ditambah lagi pekerjaan Pemadatan Pelebaran Jalan sama sekali tidak Dilaksnakan terlebih dahulu  Pemadatan LPB nya, sementara matrial sirtu sudah dihamparkan dan langsung digilas dengan Wallas, apakah ini yang dikatakan Baik pekerjaan nya, perlu untuk diketahui Kami masyarakat awam Bukan tidak Tahu akan pekerjaan tekhnis  Pemabngunan jalan Begitu juga dengan prosedur yang Mutlak   tahap demi tahapya Pemadatanya, yang lebih saya bingung lagi Pengawas Pekerjaan tersebut ada dan sesekali terlihat dilapangan, justru malah membiarkan pekerjaan seperti itu.

Ditambahkanya, saya berharap kepada Pihak dinas pekerjaan umum dan perumahn rakayat (PUPR) Provinsi jambi. Untuk lebih tegas terhadap rekanan, agar bekerja lebih profesional jangan asal jadi demi meraup keuntungan besar saja, dan semnejak pekerjaa jalan dilaksnakan kami masyarakat disibukan dengan debu yang masuk kerumah kami, bahkan sudah mengangu pernafasan,karena tidak disiram sebagai mana aturan teknis yang benar, paparnya

Ditempat terpisah, Dasril duski, selaku Masyarakat pengamat pembangunan, Membenarkan Jika pekerjaan jalan Jujun - sungai penuh yang saat ini dilaksanakan PT.  PT.Sinar Karya, Pekerjaannya sangat Memprihatinkan, Mulai dari Galian peebaran Badan jalan yang kebanyakan dangkal, serta teknis Pekerjaannya sangat keliru, demikian dengan jenis matrial sirtu, agregatnya diduga bukan Produk   Stone Kroser, akan tetapi Produk Kuari Sungai Tuak yang disaring Menyerupai Batu Pecah, ditambah lagi Pekerjaan pemadatan yang tidak maksimal dan ini akan berdampak Terhadap rendahnya mutu Pekrjaan natinya.

Melihat semua kenyataan ini,Dirnya sangat berharap Kepada  kepala Dinas pekerjaan umum provinsii jambi Beserta PPK, dan PPTK Bidan Bina Marga, jangan hanya Duduk dan menerima laporan Saja, sementara Pekerjaan dilapangan asal jadi, dan Penuh dengan Indikasi penyimpangan yang dapat Memperburuk dan merugikan Negara / daerah karena telah Mebayar Pekerjaan yang buruk ini nantinya.
Dari pihak perusahaan PT. Sinar karya, yang melaksankan Pekerjaan jalan jujun – sungai Penuh tahun 2019. Belum dapt Dimintai tangapanya hingga Berita ini dipublis ( gs)
Loading...