Pengerjaan Pagar SD 59/III Koto Lebuh Tinggi Kec Siulak Diduga Asal Jadi.

Iklan Semua Halaman

Pengerjaan Pagar SD 59/III Koto Lebuh Tinggi Kec Siulak Diduga Asal Jadi.

08 August, 2019

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Pengerjaan pembuatan pagar SD 59/III desa koto lebuh tinggi kecamatan siulak kabupaten kerinci yang dikerjakan pihak ketiga diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai dengan gambar.

Dari hasil investigasi Tim LSM PEMANKOPSI di lapangan yang pengerjaan pagar SD 59 /III Desa koto lebuh tinggi kecamatan siulak diduga Asal jadi dan tidak mengikuti Gambar. Juga ditemui di lapangan olek LSM Pemankopsi ternyata pengerjaan pagar tersebut tidak memasang papan informasi yang tidak diketahui berapa angaran dan CV mana yang mengerjakan proyek tersebut. 

Akibat kurangannya pengawasan tindakan tegas dari pada Dinas pendidikan kabupaten Kerinci bidang Sapras sehingga pihak ketiga mengerjakan asal asalan mencari keuntungan besar dalam pengerjaan proyek tersebut.

saat LSM PEMANKOPSI komfirmasi melalui Tlp Dan WA sampai saat pihak kontraktor JM engan utk Berkomentar. Begitu juga pihak pengawas seakan akan tidak tau menau tentang Pengerjaan Pagar tersebut.

LSM pemankopsi menuturkan kepada awak Portal Buana" pengerjaan proyek pagar SD 59/ III desa koto lebuh tinggi ini diduga asal asalan saja  ini harus kita tindak tegas. Karena mencari keuntungan besar. Ini sudah termasuk unsur KKN yg sengaja mencuri Volume dalam pengerjaan tersebut.

Dari hasil temuan di lapangan yang mana pengerjaan pagar SD 59/ III koto lebuh tinggi tanpa ada galian Pondasi dan hanya di Buat di atas bekas pondasi yang lama yang mana sdh bercampur tanah dan bagaimana dengan tiang tanpa ada galian Pondasi..apa bisa bertahan lama ini amat disayanagkan. Ungkap LSM pemankopsi.

Pengerjaan yang diduga asal jadi tersebut kami dari LSM pemankopsi meminta kepada pihak Dinas terkait untuk segera memutuskan kontrak apabila dugaan temuan ini terbukti dan Pihak Rekanan agar segera bisa mengambil sikap untuk pengerjaan pagar tersebut,dan kita akan koordinasi kepada Pihak Dinas kapan perlu kita Laporkan ke tim pengawasan Daerah di Kejari sungai Penuh untuk dapat menindak lanjuti pengerjaan yang diduga asal jadi telah Merugikan Keuangan Negara dan Ini bukanlah Sebuah Contoh Untuk Pembangunan Kerinci Lebih Baik kedepan nya. Pungkas LSM pemankopsi mengkahiri pembicaraan kepada awak portal buana.( fc)