Pengurus DPD Lembaga Anti Narkotika Provinsi Riau Terbentuk.

Iklan Semua Halaman

Pengurus DPD Lembaga Anti Narkotika Provinsi Riau Terbentuk.

08 August, 2019

PORTALBUANA.COM - PEKANBARU - Riau yang merupakan salah satu pintu gerbang masuknya barang haram yang kita kenal dengan sebutan Narkoba. Karena letak geografisnya yang langsung berbatasan dengan negara- negara tetangga, dan garis pantainya yang cukup panjang.

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Provinsi kaya SDA ini sangat menghawatirkan. Data di berbagai Lembaga Pemasyarakatan di Riau, bahwa 70-80 %  penghuni penjara adalah kasus penyalahgunaan  narkotika.

Lembaga Anti Narkotika ( LAN ) yang sangat serius untuk membantu pemerintah dalam kegiatan Pencegahan  Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN ) akhirnya hadir di Provinsi kaya minyak ini.

Mandat pembentukan pengurus DPD LAN Provinsi Riau yang di amanahkan kepada Sefianus Zai,SH sukses membentuk struktur kepengurusan.

Rapat perdana LAN Provinsi Riau yang dilaksanakan di Furaya Hotel pada Minggu, 04/08/2019 kemarin secara aklamasi menetapkan Sefianus Zai, SH sebagai ketua, Moiatulo Dohare sebagai Sekretaris dan Sadrianto, SE sebagai Bendahara.

Sefianus Zai,SH kepada wartawan mengatakan bahwa kehadiran LAN di Provinsi Riau adalah sebagai bentuk keprihatinan dan kekhawatiran  kita terhadap semakin maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. 

Ia menambahkan bahwa kejahatan narkotika ini sudah sangat darurat dan sangat membahayakan masa depan  generasi bangsa.

" Saat ini pengedar narkoba dan pemakai narkoba sudah sangat terbuka  dan berani di tengah-tengah masyarakat, seolah-olah narkotika ini adalah sebuah kebutuhan yang bermanfaat, contoh di pedalaman narkoba sudah dianggap sebagai penambah tenaga, agar kuat mendodos, anak-anak banyak yang sudah menjadi pecandu, bahkan Lem Goat pun dihirup jika sudahbtidak ada uang untuk membeli barang itu, bayangkan 5 sampai 10 tahun kedepan bisa- bisa anak kita atau cucu kita dirumah bilang, Papi...narkoba itu baik untuk kesehatan, saking narkoba ini sudah meluas dan fahamnya sudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat," paparnya.

" Kita yang masih belum terlibat narkoba  harus bersatu dan bergerak bersama untuk membantu pemerintah, memahamkan masyarakat bahwa NARKOTIKA dapat merusak sel2 syaraf otak jika dosis pemakaian diluar batas atau tanpa resep dokter, Motto STOP NARKOBA  harus kita gelorakan bersama," tegas ketua LBH BERNAS ini.

Sesuai AD dan ART LAN bahwa kepengurusan akan dibentuk sampai ke tingkat RT dan RW dan setiap tingkatan kepengurusan minimal 50 orang, dengan tujuan agar ruang gerak pengedar dan pemakai semakin terpantau, ia meminta peran serta masyarakat untuk berpartisipasi memberantas penyalahgunaan dan perderan gelap narkotika dengan cara bergabung di struktur kepengurusan baik di tingkat ,kabupaten, kecamatan, keluragan/ desa bahkan di tingkat RW  dan RT.

Mari bergadengan tangan melawan Narkoba demi masa depan bangsa kita, semoga Riau Bersinar , Bersih dari Narkoba ," pungkasnya.

Struktur DPC LAN di  Kab/Kota segera hadir ditandai dengan mandat  DPP LAN kepada Sudirman ( Rohil ), Antonius.Simanjuntak ( Dumai ), Tarmidzi.SH ( Kampar), Anton Sikumbang ( Pelalawan), Irfan Jaya Waruwu ( Rohul), Sokhiaro Halawa ( Siak) dan Zainuddin S.S.Ag ( Kep Meranti ), Roni Bate'e ( Pekanbaru ).

"Empat kabupaten lagi yang belum di beri mandat yakni kab Bengkalis, Kuansing, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Jika ada yang bersedia silahkan hub kami di 081363653077 ," pesannya.***