Walikota Pariaman Genius Umar Diskusi Publik Konsep Healthy City

Iklan Semua Halaman

Walikota Pariaman Genius Umar Diskusi Publik Konsep Healthy City

01 August, 2019

PORTALBUANA.COM, (Kota Pariaman)---Walikota Pariaman Genius Umar  lakukan Diskusi Publik Konsep Healthy City di Ruang  Sidang Fakultas Kedokteran Unand Jati Padang, Rabu (31/7/2019).

Dalam kesempatan  itu, Genius Umar membawa rombongan  beranggotakan Ketua DPRD Faisal, Kepala Dinkes Syahrul, Kepala Diskominfo Hendri dan Kadis. Dikpora Kanderi.

Diskusi publik dimoderatori Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, dan disaksikan  langsung Wakil Rektor I Universitas Andalas   Prof. Dr. Dachriyanus, Apt.

Genius Umar dalam paparan singkatnya, ingin melakukan sebuah inovasi pembangunan Kota Pariaman  sebagai Kota Sehat, atau  dikenal dengan konsep Healthy City, dimana ini merupakan sebuah program pembangunan mengkondusifkan kota dan  komunitasnya untuk menjadi sehat.

Dalam perjalanannya, pemerintah tidak lagi harus berperan tunggal sebagai kreator sekaligus aktor pembangunan, tetapi lebih sebagai fasilitator, maka hal ini dengan menggandeng para akademisi ini, khususnya Akademisi dari Fakultas Kedokteran Unand Padang, dapat membantu Kota Pariaman mewujudkan konsep Healthy City.

" Bahkan, sebagai aksi Pemko Pariaman telah mulai membatasi iklan spanduk rokok di beberapa tempat yang ramah anak dan kawasan sekolah," ujar Genius.

Sehingga, jika hal ini dapat dibangun dengan bekerjasama dengan akademisi, maka stabilitas kehidupan masyarakat akan lebih mudah diwujudkan. Hal ini dimungkinkan karena semua pihak merasa bertanggung jawab secara sadar tanpa harus dipaksa melalui peraturan pengikat.

Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, menyatakan kesiapannya dari akademisi Unand untuk membantu mewujudkan pengembangan konsep Healthy City, namun ada beberapa tahapan yang harus dikerjakan terlebih dahulu oleh Pemko Pariaman.

" Pemko Pariaman harus terlebih dahulu siapkan sekretariat Healthy City, seterusnya mempersiapkan peraturan-peraturan pendukung sebgai dasar penguatan konsep tersebut di Kota Pariaman, tinggal kita dari akademisi menunggu aksi persiapan tersebut dari Kota Pariaman," singkat Dekan Fakultas Kedokteran itu.(zul/phaik)
Loading...