Ketua DPD KPK TIPIKOR : Mampukah Bupati Kerinci Copot Kadis Parbudpora?

Iklan Semua Halaman

Ketua DPD KPK TIPIKOR : Mampukah Bupati Kerinci Copot Kadis Parbudpora?

09 September, 2019


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Lagi lagi proyek pengerjaan dari dinas parbudpora kabupaten kerinci diduga pengerjaannya asal jadi. Yangmana beberapa waktu lalu telah diyangkan media ini proyek pekerjaan dinas pariwisata air terjun telung berasap kayu aro yang diduga asal jadi tidak memakai pondasi juga tidak memasang papan kegiatan. 

Dari temuan awak media juga ketua DPD KPK TIPIKOR pengerjaan proyek di air panas semurup tidak menggunakan papan kegiatan yang tidak diketahui berapa nilai juga jenis kegiatannya dan dari cv mana yang mengerjakan. Yang lebih mengherankan proyek tersebut tidak menggunakan pondasi hanya memakai tapak gajah. 

Awak portal buana juga ketua DPD KPK TIPIKOR mengconfirmasi ke kadis pariwisata. Dalam confirmasi tersebut kadis parbudpora memberi jawaban dengan nada yang tidak enak didengar menyampaikan" masalah itu bukan sama saya tanyakan langsung ke PPK dia yang lebih tau. ungkap kadis parbudpora seakan akan menghindar dari pertanyaan awak media dan ketua DPD KPK TIPIKOR.

Jawaban yang singkat dari kadis parbudpora Ardinal ketua DPD KPK TIPIKOR menuturkan" atas tanggapan jawaban dengan nada yang tinggi saat kami konfirmasi dari kepala dinas parbudpora seolah olah melepaskan dari tanggung jawab. Jawaban yang tidak masuk diakal saja. Tidak mungkin seorang kepala dinas sama sekali tidak mengetahui. Kepala dinas lebih mengetahui. Belum selesai pertanyaan kami saat konfirmasi sudah dijawab langsung seakan tau apa yang kami tanya. Ungkap Ketua KPK TIPIKOR.

Lebih lanjut ketua DPD KPK TIPIKOR menuturkan. " sebagaimana pemberitaan dinas parbudpora yang ditayangkan beberapa waktu lalu dimedia ini meminta bupati copot kadis pariwisata namun saya merasa pemberitaam tinggal pemberitaan sepertinya bupati kerinci tidak sanggup untuk mencopot jabatan kadis pariwisata.

Saya ingin tau apa bupati kerinci mampuh mencopot jabatan kepala dinas pariwisata karena kadis dinilai tidak becus dalam pengolahan tempat pariwisata terutama proyek proyek yang ada ditempat pariwisata diduga dikerjakan asal jadi dan sudah tidak ada keterbukaan publik tidak memasang papan kegiatan. Pungkas ketua DPD KPK TIPIKPOR mengakhiri pembicaraan. ( fc )