Kades Tebat Ijuk Mudik Humaidi Khatib Berdalih Pengerjaan Jalan Setapak Silfa 2018

Iklan Semua Halaman

SEGENAP REDAKSI PORTAL BUANA DAN BIRO PERWAKILAN MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN KERINCI YANG KE 61 TAHUN. KOTA SUNGAI PENUH YANG KE 11 TAHUN,

Kades Tebat Ijuk Mudik Humaidi Khatib Berdalih Pengerjaan Jalan Setapak Silfa 2018

10 October, 2019


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Terkait pemberitaan yang telah diberitakan media ini rabu 09/10/2019 Kades Tebat Ijuk Mudik Diduga Tidak Transparan Dengan Masyarakat Penggunaan DD, awak portal buana beserta ketua DPD KPK TIPIKOR menyambangi kediaman kades tebat ijuk mudik kecamatan depati tujuh kabupaten kerinci Kamis 10/10/2019.

Dalam confirmasi dengan kades Humaidi khatib tentang pengerjaaan jalan setapak akses jalan menuju desa sikungkung yang tidak ada ketransparanan dengan perangkat desa tidam diketahui berapa anggaran pengerjaan tersebut, kades tebat ijuk mudik berdalih menanggapi pertanyaan awak portal buana.

Kades tebat ijuk mudik Humaidi khatib menyampaikan." Pengerjaan jalan setapak akses jalan ke sikungkung ini bukan DD 2019. Pengerjaan ini menggunakan silfa DD 2018 saya arahkan untuk pengerjaan jalan setapak ini ungkap kades tebat ijuk mudik. Humaidi

Awak portal buana pun menanyakan berapa anggaran sisa silfa dalam pengerjaan jalan setapak yang sedang dikerjakan? kades Humaidi tidak bisa menjawab tidak mau menyampaikan berapa anggarannya.begitu juga tidak adanya transparan dan tidak diikut sertakan dengan perangakat desa kades menyampaikan sudah saya hubungi perangkat desa lewat Hp tidak diangkat alasan kades. Humaidi

Begitu juga tentang DD 2019 tahap pertama sudah cair ungkap kades saat ini belum dilaksanakan kegiatan. DD 2019 ini akan digunakan untuk pengerjaan pagar masjid untuk MTQ juga karpet lapangan bulu tangkis. Ungkap kades Humaidi dengan mimik wajah cemas seakan akan menutupi kesalahan. 

Ketua DPD KPK TIPIKOR kembali angkat bicara." Dari jawaban kades yang saya dengar saat diconfirmasi saya memilai jawaban yang mengada ngada. Sudah jelas DD yang dikucurkan pemerintahan pusat untuk pembangunan desa kenapa dianggarkan untuk pengerjaan pagar masjid untuk MTQ. Padahal untuk pelaksanaan MTQ sudah ada anggrannya. 

Begitu juga dengan pembelian Karpet untuk lapangan bulu tangkis. Apa ada lapangan bulu tangkis pakai karpet? Jawaban yang tidak bisa diterima yang disampaikan kades tebat ijuk mudik ungkap DPD KPK TIPIKOR.

diakhir pembicaraan ketua menambahkan" saya meminta pihak inspektorat untuk memanggil kades tebat ijuk mudik. Saya juga akan kumpul kan data. Bila mana cukup bukti adanya dugaan penyelewangan Dana Desa saya akan laporkan kades tebat ijuk mudik kepolres kerinci untuk diperiksa. Pungkas ketua DPD KPK TIPIKOR mengakhiri pembicaraan. ( fc)
Loading...