Pekerjaan Rehab Ruang Kelas SDN No.155/VI simpang parit ujung tanjung II tidak sesuai dengan Dana yang dikucurkan

Iklan Semua Halaman

SEGENAP REDAKSI PORTAL BUANA DAN BIRO PERWAKILAN MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN KERINCI YANG KE 61 TAHUN. KOTA SUNGAI PENUH YANG KE 11 TAHUN,

Pekerjaan Rehab Ruang Kelas SDN No.155/VI simpang parit ujung tanjung II tidak sesuai dengan Dana yang dikucurkan

31 October, 2019

PORTALBUANA.COM - MERANGIN. Kucuran dana dari Dinas Pendidikan Merangin untuk pembangunan Ruang kelas Baru atau Rehab, terus di anggarkan dalam anggaran belanja Daerah Kabupaten Merangin yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Langkah tersebut sangat positif dan disambut baik oleh masyarakat khususnya para orang tua murid karena selain untuk memotivasi bahkan juga memberikan kenyamanan bagi anak anak mereka dan juga bisa menunjang prestasi anak anak.

Tapi langkah tersebut banyak menimbulkan persfektiv negatif dikalangan Ormas LSM dan masyarakat yang notabenenya sebagai control sosial, pasalnya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan pada tahun 2019, banyak yang bermasalah karena tidak sesuai dengan kucuran Dana input dengan aotput nya sangat jauh berbeda.31/10/2019.

Melalui konfirmasi dengan kepsek,,Musnaili,, pelaksanaan pekerjaan tersebut dilaksanankan oleh panitia pembangunan sekolah, waktu pelaksaaannya kepsek sedang menunaikan ibadah haji.

,,ya pelaksanaan pembangunan rehab ruang kelas ini yang bersumber dari dana DAK, yang mrnjadi pelaksananya adalah panitia pembangunan sekolah termasuk didalamnyan komite sekolah,,jelas nya,,

,,waktu pelaksanaannya berjalan kami diwaktu itu sedang menunaikan ibadah haji, ya saya tetap menerima progresnya melalui informasi melalui watsap,pangkas nya lagi,,

Kucuran dana alokasi khusus ,(DAK) untuk rehab gedung SDN No.155/VI simpang parit ujung tanjung II berjumlah Rp. 320.604.000,  yang dinilai jumlah tersebut sangatlah besar, kalau dibandingkan, dengan item-item pekerjaan yang ada dilapangan.

Salah satu ormas dimerangin menilai dengan jumlah dana yang dikucurkan untuk rehab SD tersebut sangat lah tidak rasional.

,,dari apa yang kita lihat dilapangan, dengan Dana yang sebesar Rp.320.604.000. Jelas tidak masuk akal, karena tidak sesuai dengan item-item pekerjaan dilapangan,, ujarnya,,

,,masalah ini akan kita kembangkan dan akan kita lakukan control secara menyeluruh, dugaan kami ini dengan jumlah dana yang begitu besar ini adalah aka akalan pihak tertentu,, tutupnya,,(zm/md)*
Loading...