mgid.com, 375711, DIRECT, d4c29acad76ce94f Press Reales Pengungkapan Tp Pencurian Dengan Pemberatan (Curat)

Iklan Semua Halaman

SEGENAP REDAKSI PORTAL BUANA DAN BIRO PERWAKILAN MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN KERINCI YANG KE 61 TAHUN. KOTA SUNGAI PENUH YANG KE 11 TAHUN,

Press Reales Pengungkapan Tp Pencurian Dengan Pemberatan (Curat)

29 October, 2019

PORTALBUANA.COM, DURI. Telah dilakukan Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (Modus Pecah Kaca Mobil) oleh team Opsnal Unit Reskrim Polsek Mandau. Senin tanggal 28 Oktober 2019 pukul 13.00 Wib

Pelaku ditangkap di Di Jln. Anggur Timur Kel. Rimba Sekampung Kec. Dumai Kota, Kab. Kota Dumai, atau tepatnya di parkiran Bank BRI Kota Dumai.

Identitas Pelaku adalah : 
1). SS, 31Th, Laki-laki, Kristen, Supir, Jln. Pentakosta RT.01/RW.12, Kel. Titian Antui, Kab. Bengkalis.
2). DS Alias LB, 45 Th, Laki-laki, Kristen, Petani, Jln. Perjuangan Desa Kesumbo Ampai, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis.
3). PR, 55 Th, Laki-laki, Islam, Karyawan, Jln. Jend. Sudirman RT.02/RW.05 Kel. Balai Raja, Kec. Pinggir, Kab. Bengkalis.
4). SP, 25 Th, Laki-laki, Kristen, Tidak Kerja, Jln. Tapanuli RT.08/RW.06 Kel. Talang Mandi, Kec. Mandau, Kab. Bengkalis.

Tersangka patut diduga :
Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud rumusan dalam pasal 363 KUHPidana.

Identitas Korban :

*Pelapor pertama*
Pelapor : YANTI PINTA ASIMA PASARIBU, 32 Thn, Perempuan, Kristen, Karyawan, Jln. Bakti Gg. Abadi Kel. Batang Serosa Kec. Mandau Kab. Bengkalis.

Korban : PT. PETRONESIA BENIMEL

*Pelapor kedua*
Pelapor : FIDERIA TAMBA, 25 Thn, Perempuan, Kristen, Karyawan, Jln. Lintas Duri - Dumai Km. 14 Desa Boncah Mahang, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis.

Korban : PT. CANDRA CITRA SARANA.

Turut diamankan Barang bukti berupa :
1). 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Sonic tanpa No.Pol warna Hitam milik Tersangka 1.
2). 1 (satu) unit Helm standar Merek GM warna Hitam milik Tersangka 1
3). 1 (satu) unit Mobil Daihatsu Xenia warna Hitam milik Tersangka 3.
4). Uang hasil kejahatan Rp. 23.250.000,- (dua puluh tiga juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) dengan rincian sbb :
- Tersangka 1 sebanyak Rp. 20.900.000,- 
- Tersangka 2 sebanyak Rp. 350.000,-
- Tersangka 3 sebanyak Rp. 1.150.000,-
- Tersangka 4 sebanyak Rp. 850.000,-
5). 1 (satu) buah Gunting Kuku untuk pemecah kaca milik Tersangka 1.
6). 1 (satu) unit Sepeda motor Honda CB150 , warna hitam hasil kejahatan milik Tersangka 4.
7). 1 (satu) buah Kalung Emas 24 karat seberat 1 emas dengan liontin seberat 0,9 gram hasil kejahatan milik Tersangka 4.
8). 1 (satu) unit Handphone android merek Oppo F7 warna hitam hasil kejatan, milik Tersangka 1.
9). 1 (satu) unit Handphone android merek Samsung A20S warna hitam, hasil kejahatan milik Tersangka 2.
10). 1 (satu) unit Handphone android merek Samsung A307 warna hitam hasil kejahatan, milik Tersangka 3.
11). 1 (satu) unit Handphone merek Samsung B130DS milik Tersangka 1.
12). 1 (satu) unit Handphone merek Nokia C130 warna hitam milik Tersangka 2.
13).1 (satu) unit Handphone merek Samsung B310E warna putih milik Tersangka 3.
14). 1 (satu) buah cincin emas hasil kejahatan milik Tersangka 2.
15). 4 (empat) buah masker


*KRONOLOGIS KEJADIAN PERTAMA :*
Pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2019 sekira pukul 12.10 Wib bertempat di parkiran depan Ampera Siti yang beralamat di Jl. Hangtuah Duri Kec. Mandau Kab. Bengkalis telah terjadi tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh Terlapor (tidak dikenal Cs). 

Kejadian pencurian tersebut bermula sebelumnya Pelapor bersama Saksi 1 An.MO ke Kantor Perbankan PT. BNI (persero) Tbk yang beralamat di Jl. Hangtuah Duri Kec. Mandau Kab. Bengkalis untuk mengambil uang milik korban sebesar Rp 219.430.000,- (dua ratus sembilan belas juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah). 

Setelah selesai mengambil uang selanjutnya Pelapor meletakkannya di dalam sebuah tas warna abu-abu yang sebelumnya di dalam tas tsb sudah ada uang sebesar Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah) dan total keseluruhan uang yang ada di dalam tas tersebut sebanyak Rp. 225.430.000,- (dua ratus dua puluh lima juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah). 

Kemudian Pelapor dan Saksi 1 pergi ke Ampera Siti untuk memesan makan siang dan Saksi 1 memarkirkan mobil di TKP. Setelah itu Pelapor meletakkan tas tersebut dibawah kursi sebelah sopir, tidak berapa lama kemudian ketika Saksi 1 sedang memesan makanan, Pelapor diberitahu oleh salah seorang warga yang berada tidak jauh dari TKP bahwa mobil merk Avanza warna Hitam yang dikendarai oleh Saksi An.MO telah dirampok oleh terlapor Cs.

Mengetahui hal tersebut selanjutnya Pelapor bersama saksi 1 an.MO langsung memastikan ke TKP dan ternyata benar telah terjadi Pencurian dengan cara dipecahkan kaca mobil sebelah kiri depan, oleh terlapor dan setelah diperiksa kedalam mobil ternyata telah hilang barang berupa 1 (satu) buah tas warna abu-abu yang berisi uang tunai sebesar Rp 225.430.000 (dua ratus dua puluh lima juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah) serta 8 (delapan) buah buku tabungan berbagai Bank. 

Atas kejadian tersebut pihak PT. Petronesia Benimel mengalami kerugian sebesar Rp 225.430.000 ( dua ratus dua puluh lima juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah) dan selanjutnya Pelapor selaku Finance Accounting di tempat korban bekerja, melaporkan pada pihak berwajib/Kepolisian untuk pengusutan lebih lanjut.

*KRONOLOGIS KEJADIAN KEDUA :*
Pada hari Selasa tanggal 22 Oktober sekira pukul 13.00 Wib bertempat di parkiran depan RM. Bunga Raya Jl. Sudirman Desa Simpang Padang Kec. Bathin Solapan Kab. Bengkalis telah terjadi tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh Terlapor orang tidak dikenal Cs. Kronologis kejadian pencurian tersebut berawal sebelumnya Pelapor bersama Saksi 1 An. AU pergi ke Kantor Cabang Pembantu (KCP)  Bank Mandiri Jl. Sudirman Kel.Babusalam Kec. Mandau Kab. Bengkalis untuk mengambil uang Operasional milik Korban dan sesampainya di Bank selanjutnya Pelapor masuk ke dalam Bank untuk menarik uang sejumlah Rp 230.000.000,- (dua ratus tiga puluh juta rupiah) dengan rincian uang pecahan @50.000 sebanyak Rp 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah) dan uang pecahan @100.000 sebanyak Rp 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah) dari rek Bank Mandiri  An.Fideria Tamba (pelapor) dan setelah selesai mengambil uang di Teller Bank selanjutnya pelapor memasukkan uang tersebut ke dalam sebuah tas warna putih hijau, yang mana di dalam tas tersebut juga terdapat 1 (satu) buah dompet, KTP Pelapor dan suaminya, kartu ATM beserta buku tabungan Bank Mandiri milik Pelapor dan Sim C An. Pelapor. Kemudian setelah itu Pelapor dan Saksi 1 yang telah menunggu di luar Bank pergi kembali ke kantor korban dengan menaiki 1 (satu) unit mobil merk Daihatsu Xenia warna hitam dan ketika dalam perjalanan Saksi 1 berkeinginan untuk makan siang, setelah itu Pelapor dan Saksi 1 berhenti makan siang di RM. Bunga Raya dan memarkirkan mobil di TKP, tidak berapa lama pada saat Pelapor dan Saksi 1 sedang makan, terdengar suara pecahan kaca mobil dan Pelapor melihat 2 (dua) orang tidak dikenal  menggunakan sepeda motor yang salah seorang Terlapor mengambil 1 (satu) buah tas warna putih hijau berisi uang milik korban.

Atas kejadian tersebut pihak PT. Candra Cipta Sarana mengalami kerugian sebesar Rp 230.000.000,- (dua ratus tiga puluh juta rupiah) dan selanjutnya Pelapor selaku kasir di tempat korban melaporkan melaporkan pada pihak berwajib/kepolisian untuk pengusutan lebih lanjut.

*KRONOLOGIS PENANGKAPAN :*
Berdasarkan kedua laporan tersebut diatas Team Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan terhadap Pelaku tindak pidana pencurian dengan modus pecah kaca diatas, dan pada hari Senin tanggal 28 Oktober 2019 sekira pukul 09.00 Wib Team Opsnal Polsek Mandau melihat sepeda motor honda sonic yg mirip dengan sepeda motor Pelaku pecah kaca sebelumnya ada melintas di Jln. Jend. Sudirman - Duri, selanjutnya Team Opsnal mengikuti pengendara sepeda motor sonic tersebut sampai ke Kota Dumai tepatnya di Parkiran Bank BRI Rimba Sekampung, dan pengendara Sepeda motor Sonic tersebut terlihat sedang berbicara dengan seseorang yang ada di dalam mobil Xenia warna hitam yg juga sudah parkir di depan Bank BRI Rimba Sekampung. Melihat kejadian tersebut kemudian Team Opsnal memantau gerak gerik dari Kedua pengendara tsb dan tak lama kemudian pengendara sepeda motor sonic memisahkan diri dari mobil xenia hitam dan parkir berjarak 200 meter dari Bank BRI Rimba Sekampung, setelah memantau selama 2 jam lebih di TKP, akhirnya Team Opsnal Polsek Mandau melakukan upaya paksa dengan menangkap pengendara sepeda motor sonic terlebih dahulu kemudian melakukan pemeriksaan terhadap mobil xenia hitam yg parkir di Bank BRI (TKP) dan benar dari hasi introgasi pengendara sepeda motor yg bernama DS ALIAS LB menerangkan bahwa benar keberadaannya di TKP akan melakukan pencurian terhadap nasabah Bank BRI Rimba Sekampung - Dumai, dan benar telah melakukan pencurian dengan modus pecah kaca di wilayah Duri (Wilkum Polsek Mandau) sebanyak 2X, dan benar bahwa 3 (tiga) orang temannya dalam melakukan kejahatan tersebut ada di dalam mobil xenia hitam yg sedang parkir di Bank BRI Rimba Sekampung. Selanjutnya Team Opsnal melakukan penangkapan terhadap pengendara mobil xenia dan ditemukan 3 (tiga) orang laki-laki sedang berada di dalam mobil tsb dan mengaku bernama SS, PR dan SP,  setelah diintrogasi terhadap 3 orang tersebut, mereka mengakui perbuatannya sebagai pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di Kota Duri yang terjadi pada tanggal 10 Oktober 2019 dan 22 Oktober 2019. Pada saat dilakukan pengembangan terhadap perkara tsb, Tsk an.SS melakukan perlawanan berusaha untuk melarikan diri, namun  langsung diberikan tindakan keras terukur terhadap Tsk. 

Selanjutnya Tsk dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna penyidikan lebih lanjut.[sht]

Loading...