Bupati Labuhanbatu Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Komunitas Guru.

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,

Bupati Labuhanbatu Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Komunitas Guru.

23 November, 2019

PORTALBUANA.COM, LABUHANBATU. H.Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT bersama Pimpinan PT. Bank Sumut Cabang Rantauprapat dan  Pimpinan PT. PLN, Camat Bilah Hulu serta Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Labuhanbatu Paisal Purba, ST, Sabtu (23/11/2019) telah meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Komunitas Guru Honorer di Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT kepada awak media menjelaskan, bahwa kita hari ini melaksanakan kegiatan yaitu peletakan batu pertama pembangunan rumah komunitas guru nonorer yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Rumah komunitas ini adalah program dari pusat dan alhamdulillah Labuhanbatu mendapatkan salah satu program tersebut, dari Sumatera Utara ada empat dan Labuhanbatu mendapatkan satu, ini sangat bermanfaat buat guru-guru ataupun buat komunitas-komunitas yang kurang mampu.

Kita gunakan rumah komunitas ini untuk guru honor yang mana guru honor ini adalah yang sudah lama mengabdi, ada yang 12 tahun dan 13 tahun, selama ini mereka tidak mempunyai rumah dan alhamdulillah dengan adanya rumah komunitas ini semua fasilitasnya kita lengkapi, baik itu jalan, air dan PLN.


“Mudah-mudahan ini menambah keinginan dari pada guru-guru yang lain ataupun rumah-rumah komunitas, ini akan kita lanjutkan kedepan dan tanah tersebut sama kita ketahui tadi ukurannya sangat lebar, biasanya 1 Ha itu kalau perumahan biasa type 36 akan mendapatkan 65 rumah, ini hanya 50 rumah atau 50 unit dan ini sangat bermanfaat,” jelas Andi Suhaimi.

Menurut Andi Suhaimi, Dalam pembangunan ini untuk fasilitas lain kita juga menggunakan dana-dana APBD seperti  jalan dan lain-lain ini tidak ada menyalahi, makanya kedepan program-program ini akan saya lanjutkan, disebelah ada 2 Ha lagi yang akan kita buat perumahan komunitas-komunitas yang lain.

Bupati Labuhanbatu juga menjelaskan bahwa tujuannya membangun perumahan ini tidak lain adalah untuk memudahkan masyarakat kita, program dari bapak Presiden bahwasanya rumah itu sudah layak dan sudah dapat digunakan untuk masyarakat kita yang memang membutuhkan.

Sementara, Siti Arpah Siregar, S.Pd salah seorang guru honorer di SD Negeri 13 Rantau Utara dalam keterangannya mengutarakan bahwa program ini sangat luar biasa dan seperti saya sampaikan tadi, sebelum rumah komunitas ini ada kami para guru honorer  yang tidak memiliki rumah jadi memiliki rumah dan sungguh luar biasa apresiasinya dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu khususnya bapak Bupati Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Perkim dan pihak-pihak yang terkait yang terlibat dalam proses pembangunan perumahan komunitas guru honorer setia mengabdi ini.

Kami mengucapkan banyak - banyak terima kasih, mudah - mudahan pembangunan ini cepat terlaksana, terealisasi diakhir tahun 2019 dan di tahun 2020 bulan januari kami sudah memiliki rumah. Kedepan, tidak hanya perumahan ini, mudah-mudahan kami para guru honorer bisa mendapat gaji dari APBD dan dapat diangkat menjadi CPNS, itu do’a dan harapan kami, kata Siti Arpah Siregar.

Kemudian Plt. Kadis Perkim Labuhanbatu Paisal Purba, ST dalam keterangannya menjelaskan, Program pembangunan perumahan komunitas guru ini adalah program dari Kementerian PUPR yang mana untuk wilayah Sumatera Utara yang mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat adalah  sebanyak 4 Kabupaten, salah satunya yaitu Kabupaten Labuhanbatu mendapat bantuan untuk mendirikan 50 unit bagi komunitas guru-guru honor/non PNS di Kabupaten Labuhanbatu.

Menurut Paisal Purba, pembangunan komunitas ini kami rencanakan paling lama berakhir pada bulan desember 2019 ini, setelah selesai tahap pertama ini kami juga sudah mengusulkan kepada Kementerian PUPR Pusat untuk mendapatkan bantuan kembali bagi 100 unit rumah komunitas berikutnya di tahun 2020.

Dari informasi yang diperoleh dilapangan bahwa program bantuan Kementerian PUPR Pusat ini per-orang disubsidi dana sebesar 35 juta rupiah dan menurut rencana dilahan 1 Ha ini akan dibangun perumahan sebanyak 25 kopel atau 50 unit rumah lengkap dengan fasilitas dan sarana jalan, air bersih dan penerangan lampu PLN, sedangkan type rumah yang dibangun adalah type 36 dengan luas tanah 8 X 12 Meter.[sh]
Loading...