DPO Kasus Curat Diringkus

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,

DPO Kasus Curat Diringkus

27 November, 2019

PORTALBUANANA.COM. MUSI RAWAS, Belum sampai  satu pekan  Anggota Polsek Terawas kembali berhasil meringkus satu Daftar Pencarian Orang (DPO), dalam perkara curat barang elektronik milik SMP N Kosgoro, sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (13/9/2016), lalu.

Diketahui tersangka bernama, Rio Tarnando (23), warga Kelurahan Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura.

Sedangkan ketiga rekannya diantaranya, Sudirman (35), Candri Aman (25) dan Ardis Abeba (23) warga yang sama, sudah lebih dulu diringkus petugas.

Sebelumnya tersangka sudah termasuk DPO (daftar pencarian orang )  selama 3 tahun  Polres Mura akibat bobol sekolah, Tersangka kesehariannya sebagai pengangguran ini diringkus dirumahnya, sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Selasa (26/11/2019).

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Terawas Iptu Arpan, SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus DPO dalam perkara curat yakni pembobol sekolah.

"Saat ini tersangka sudah kita tahan di Polsek," kata Kapolsek Terawas , Selasa (26/11/2019).

Kapolsek Terawas didampingi Kanit Reskrim Polsek Terawas menjelaskan, tersangka diringkus bermula saat mendapatkan informasi warga bahwa tersangka sudah ada dirumahnya baru pulang dari tempat persembunyiannya.

Dari informasi itu, anggota langsung meluncur kediamannya, setelah tiba dilokasi, ternyata tersangka benar berada dilokasi, tanpa pikir panjang tersangka langsung diringkus dan digelandang ke polsek tanpa melakukan perlawanan.

"Saat kami tiba dilokasi, kami langsung meringkus tersangka," jelas Dusman.

Lebih lanjut, Dusman menjelaskan, kejadian pencurian tersebut diketahui, penjaga sekolah berinisial, M, saat membuka sekolah untuk kegiatan belajar.

Pada saat membuka ruang guru, terlihat  jendela sudah terbuka diduga akibat di congkel secara paksa, selanjutnya saksi memeriksa dan mengetahui bahwa barang-barang berharga diantaranya, satu unit televisi merk akari 21 inch, satu unit resiver goldsat dan K vision, satu unit printer, satu unit layar monitor dan satu unit cpu, yang berada dilokasi tidak berada di tempatnya (Hilang).

"Selanjutnya, ia melaporkan ke Mapolsek Terawas  dengan harapan barang milik sekolah bisa kembali," pungkasnya.(fendi/adv)
Loading...