Kapolres Bengkalis Melakukan Sosialisasi Pencegahan Dan Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,

Kapolres Bengkalis Melakukan Sosialisasi Pencegahan Dan Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika

20 November, 2019


PORTALBUANA.COM, BENGKALIS. Selasa tanggal 19 november 2019 pukul 09.00 wib, dilaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) yang bertempat di gedung daerah datuk laksamana raja dilaut jln. Jend. A. Yani kelurahan bengkalis kota kec. Bengkalis kab. Bengkalis tahun 2019 oleh badan kesatuan bangsa dan politik provinsi riau.

Acara tersebut juga di hadiri oleh, wakil gubernur riau, H. Edy natar nasution, S.IP, kabinda riau, diwakili, korda II binda riau, letkol. Inf. Bahtiar syaftar,  kapolda riau, diwakili, kasubdit  bintibsos, binmas polda riau AKBP. Zulkifli yung, SH.MH, danrem 031/wb diwakili dandim 0303 bengkalis letkol. Timmy prasetya hermianto, S.Sos, kepala kejaksaan tinggi riau diwakili, jaksa fungsional bidang intelijen, taufikul amri, SH, bupati bengkalis diwakili, sekretrais daerah kabupaten bengkalis, H. Bustami, hy, ketua DPRD kabupaten bengkalis, H. Khairul umam.LC, kepala badan kesatuan bangsa dan politik provinsi riau, Chairul riski, MS. MP, kepala badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten bengkalis, Drs. H. Hermanto, MM, direktorat ketahanan seni dan budaya antar lembaga dit polpum kemendagri, maya kartika, kapolres bengkalis, AKBP sigit adiwuryanto, SIK. MH. Kepala kejaksaan negeri bengkalis sri hariyati,s.h., danposal bengkalis, kapten arif, kepala lapas bengkalis, bpk. Maizar BC,IP,S.Sos.M.Si, kepala OPD se kabupaten bengkalis, camat se kab. Bengkalis, ketua LAMR kab. Bengkalis, zainuddin, ketua FKUB kab bengkalis, H. Nurnawawi..

Adapun peserta kegiatan sosialisasi p4gn di kab. Bengkalis berjumlah sebanyak 100 orang, terdiri dari:
1.tokoh masyarakat
2. Tokoh agama
3. Tokoh adat
4  mahasiswa
5. Pelajar slta sederajat

Susunan acara pada acara sosialisasai tersebut telah dirangkai begitu apik sebagai berikut :
  1. Pembukaan.
  2. Menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya.
  3. Do’a.
  4. Laporan panitia kegiatan.
  5. Sambutan bupati bengkalis.
  6. Sambutan dan arahan wakil gubernur riau.
  7. Penyerahan plakat kpd wakil gubernur riau.
  8. Photo bersama. 
  9. Arahan kapolda riau diwakili
  10. Arahan danrem 031/wb diwakili
  11. Penyajian materi sosialisasi.
  12. Selesai 

Panitia kegiatan menyampaikan laporannya, bahwa maksud diselenggarakannya kegiatan sosialisasi P4GN ini adalah untuk pembekalan dan pengetahuan kepada seluruh komponen masyarakat, mahasiswa dan pelajar sebagai generasi muda tentang bahaya narkoba, dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah, diharapkan komponen masyarakat serta generasi muda yang ada di provinsi riau, khususnya di kabupaten bengkalis memiliki sikap peduli dan peka terhadap lingkungannya terhadap bahaya narkoba.

Disamping itu bupati bengkalis menyampaikan sambutannya , "kegiatan sosialisasi ini merupakan sebuah momentum yang sangat baik untuk meningkatkan peran kita terhadap bahaya narkoba terutama bagi generasi muda di kabupaten bengkalis."ungkap bupati

"banyaknya pelabuhan tikus yang ada di kabupaten bengkalis menjadi salah satu akses masuknya narkotika di wilayah kabupaten bengkalis, kami berharap masyarakat dapat ikut bersama memerangi narkoba di seluruh wilayah kabupaten bengkalis."lanjut bupati dalam sambutannya

Kondisi kabupaten bengkalis saat ini turut menjadi salah satu daerah yang terdampak akibat penyalahgunaan narkotika, hal ini ditandai dengan penangkapan terhadap pelaku pengedar maupun pemakai narkoba di daerah. 
Potensi kerawanan lainnya adalah wilayah kabupaten bengkalis selain sebagai daerah terdepan, daerah ini juga berbatasan langsung dengan negara tetangga dan perairan selat malaka. Atas nama pemerintah dan masyarakat kami mengapresiasi pihak terkait yang telah melaksanakan pencegahan dan pemberantasan narkoba di kab bengkalis."ulas bupati lagi mengakhiri sambutannya

Wakil gubernur riau juga meberikan sambutan dan arahan" saya lahir dan dibesarkan di bengkalis, saya tidak rela dan tidak ikhlas kalau tanah kelahiran saya tercemar karena masalah narkoba, ada satu kemauan dari pejabat di riau yaitu untuk memeberantas narkoba dengan menembak mati bandar / pengedar narkoba."tegas wagub riau

"saya sampaikan kepada masyarakat dan adik-adik siswa dan mahasiswa bahwa cara pengedar narkoba merayu adalah dengan mengatakan bahwa ini obat penambah semangat kerja dan belajar, bahwa dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan razia / test urine, dimulai pada asn yang ada di pemerintah provinsi riau, yang akan kami lakukan secara mendadak
Tentunya produksi narkoba dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi
Marilah kita bersama-sama membasmi narkoba serta jaringannya, dan mari kita jadikan jangan pernah takut melaporkan kepada aparat hukum setempat"sambung wagub riau lagi

Tak ketinggalan danrem 031/wirabima diwakili oleh dandim 0303/bengkalis memberikan arahan " penangkapan masalah narkoba telah sering dilakukan, tapi tak pernah habis-habis, perang saat ini tidak lagi dgn perang mendatangkan kapal perang, tetapi melemahkan suatu bangsa dgn narkoba. Kita setuju kalau bandar maupun pengedar narkoba itu ditembak mati, bengkalis saat ini sudah luar biasa thd peredaran narkoba, dan menjadi tanggung jawab kita bersama dlm pencegahan dan pemberantasan narkoba. "tutur danrem dalam arahannya

Arahan binda riau : negara kita merupakan negara yang kaya, saat ini banyak negara yang ingin menguasai sumber kekayaan alam kita.

Narkoba bukan sekedar membuat orang menjadi pecandu narkoba, namun lebih dari itu, narkoba adalah sebagai pelemahan anak bangsa. Kalaupun masih bisa direhabilitasi para pecandu narkoba tersebut, namun utk sembuh seperti semula tingkat keberhasilannya cukup kecil. Mari kita bersama-sama bantu saudara, teman, dan sahabat kita, untuk menghindari diri dari jeratan narkoba.

Kejati riau menyampaikan arahannya, apa bahaya dan apa manfaat dari menggunakan narkoba, mari kita bersama melakukan pencegahan terhadap penggunaaan narkoba. Kepada adik-adik siswa dan mahasiswa, hargailah jerih payah orang tua kita, jauhi narkoba, belajarlah dgn baik agar kedepan bisa menjadi berguna bagi bangsa dan negara, serta menjadi kebanggaan orang tua kita. 

Arahan kapolda riau diwakili oleh kasubdit  bintibsos, binmas polda riau, saat ini indonesia darurat narkoba, menurut badan narkorika nasional, hampir 50 orang mati perharinya disebabkan narkoba. Target dari bandar narkoba dan jaringannya yaitu pelajar dan mahasiswa. Mengkonsumsi narkoba bisa membuat otak mengecil dan membuat setiap orang menjadi ketergantungan. Kami berharap kepada lurah dan kepala desa agar dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk memberikan arahan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya peran dan kerjasama dari masyarakat dalam mencegah narkoba. Saya harap kepolisian resort bengkalis untuk tidak bosan-bosan memberikan sosialisasi akan bahaya narkoba kepada masyarakat.

Penyampaian materi sosialisasi sbb:
1. Direktorat ketahanan seni dan budaya antar lembaga dit polpum kemendagri, maya kartika eka sari, SIP, M. TR. IP.
2. BNNP riau, fiola nindita purnamasari, SKM.
3. Dinas kesehatan kab bengkalis, dr. Indra wahyu.
4. Mui kab. Bengkalis, H. Amrizal, M.Ag.

Pada pukul 10.30 wib sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di kabupaten bengkalis tahun 2019 sedang berlangsung dilanjutka foto bersama, dan pimpinan forkopimda bengkalis dan rombombongan forkopimda  prov. Riau melaksanakan kunjungan ke lapas klas II A bengkalis. 



Loading...