Tanah Seluas 10 Hektar Milik Pemkab Kerinci Akan Bangun Lapas Dipertanyakan.

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,

Tanah Seluas 10 Hektar Milik Pemkab Kerinci Akan Bangun Lapas Dipertanyakan.

22 November, 2019

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Tanah yang dibeli pemerintahan kabupaten kerinci seluas 10 Hektar didesa kemantan hilir kecamatan air hangat timur kabupaten kerinci masih penuh misteri segudang pertanyaan. Pasalnya tanah tersebut sampai saat sekarang belum ada kejelesannya.

Sabagaimana diketahui tanah seluas 10 hektar dibeli pada tahun 2012 yang saat itu bupati dijabat murasman. Yangmana tanah tersebut semula dihibahkan ke KUMHAM untuk pembangunan Lapas dan perkantoran kejaksaan.

Dari sumber terpecaya mengungkapkan" saya tahu persis tanah yany dibeli pemerintahan kabupaten kerinci seluas 10 hektar tersebut sudah dihibahkan  ke KEMENKUMHAM. Namun dari KEMENKUMHAM sendiri saat akan dibangun masyarakat pemilik tanah komplin karena masih belum menerima ganti rugi tanaman karetnya. 

Adanya komplin dari masyarakat yang masih belum terima ganti rugi tanamannya dari KEMENKUMHAM sendiri mengembalikan tanah yang telah dihibahkan tersebut ke kemerintahan kabupaten kerinci. Ungkap sumber.

Dari beberapa orang warga pemilik tanah saat diconfirmasi mengungkapkan."memang benar tanah ini sudah dibeli pemerintahan kabupaten kerinci. Untuk pembayaran pembelian tanah kami sudah terima namun untuk ganti rugi lahan kebun karet sama sekali kami belum menerima pembayarannya. Ungkap warga pemilik tanah.

Ditempat terpisah mantan BPD juga mengungkapkan. Pemilik Tanah seluas 10 hektar ini ada warga desa kemantan hilir ada warga desa penawar tinggi juga ada warga desa penawar pendung tengah. Pada saat itu saya menjabat BPD desa kemantan hilir. Adanya jual beli tanah ini saya selaku saksi jual beli yang tidak saya ketahui berapa nilainya jual belinya Saya hanya menanda tangani sebagai saksi.

Adapun dari uang jual beli tanah antara pemilik tanah dengan pihak pemerintahan kabupaten kerinci langsung mandatangi pemilik kerumah nya dan menyerahkan uang jual beli tanah ke pemilik oleh pihak pemerintahan kabupaten. Ungkap mantan BPD desa kemantan hilir.

Saat awak portal buana ingin confirmasi ke kabid aset kabupaten kerinci namun yang bersangkutan tidak berada dikantor. Dalam penyelusuran awak portal buana beserta ketua DPD KPK TIPIKOR Dilokasi tanah yang telah dibeli pemerintahan kabupaten terlihat batang karet masih tumbuh yang siap disadap getahnya. Juga sebagian sudah ada yang ditebang.

Ketua DPD KPK TIPIKOR menuturkan" kami akan usut terus status tanah yang seluas 10 hektar ini. Yang diketahui sudah bersertifikat. Namun penuh tanda tanya tentang status tanah ini. Sudah lebih 7 tahun sejak tanah ini dibeli namun sampai saat sekarang masih jadi pertanyaan statusnya apa masih dihibahkan Ke KEMENKUMHAM? Sementara pihak KEMENKUHAM sudah mengembalikan kembali ke pemerintahan kabupaten kerinci." Unkap ketua DPD KPK TIPIKOR. (  fc)

Loading...