Wisata Desa Air Terjun Batu Kuho Kec Siulak Jadi Icon Desa

Iklan Semua Halaman

SEGENAP REDAKSI PORTAL BUANA DAN BIRO PERWAKILAN MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN KERINCI YANG KE 61 TAHUN. KOTA SUNGAI PENUH YANG KE 11 TAHUN,

Wisata Desa Air Terjun Batu Kuho Kec Siulak Jadi Icon Desa

02 November, 2019


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Destinasi wisata air terjun batu kuho yang terletak didesa air terjun kecamatan siulak kabupaten kerinci saat ini dalam pembenahan oleh kades air terjun apmaja duli A.Md. dalam pembenahan tersebut menggunakan dana desa yang akan diserahkan ke BUMdes untuk dikelolah sebagai aset desa.

Kades air terjun kecamatan siulak. Apmaja duli A.Md diketahui merupakan salah seorang kades yang berprestasi pernah mendapat  juara 1 lomba UMKM gula aren. Juga Juara 1 tanah adat hutan adat bukit sembahyang. Lombah kalpataru 2019 tingkat kabupaten kerinci.

Saat berbincang bincang dengan awak portal buana kades air terjun apmaja duli A.Md menuturkan." Saat ini kami dari desa air terjun sedang melakukan pembenahan tempat wisata air terjun batu kuho yang akan menjadi destinasi wisata yang akan dikunjungi bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam air terjun batu kuho ini.

Untuk saat sekarang kami sedang melakukan pembenahan akses jalan yang sebelumnya memang sulit ditempuh untuk menuju air terjun tersebut. Saya selaku kades akan berupaya dengan menggunakan dana desa melakukan pembenahan akses jalan ini agar tempat wisata air terjun bisa dikunjungi para wisatawan. Ungkap kades 

Lebih lanjut kades menambahkan." Wisata air terjun yang sedang kami benahi dengan menggunakan dana desa yang akan dikelolah BUMDes. Nantinya dari hasil wisata tersebut bisa digunakan kembali oleh desa air terjun. Mungkin akan dikembang dalam bentuk lain.pungkas Kades air terjun apmaja duli A.Md mengakhiri pembicaraan.

Ditempat terpisah ketua DPD KPK TIPIKOR saat infestigasi kelokasi air terjun mengungkapkan. " saya beri apresiasi kepada kades air terjun. Dengan inisiatif kades menggunakan dana desa membenahi tempat wisata air terjun yang diserahkan kepada BUMDes untuk mengelolahnya.

Patut jadi contoh kades air terjun ini bagi kades kades yang lain. Menggunakan dana desa tidak terbuang begitu saja. Dari hasil air terjun tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi desa itu sendiri. 

Dari infestigasi saya dilapangan tidak ada dugaan penyimpangan penggunaan anggaran dana desa. Malahan tidak terbuang sia sia begitu saja penggunakan dana desa tersebut. Pungkas ketua DPD KPK TIPIKOR mengakhiri pembicaraan. ( fc )


Loading...