Proyek Irigasi Desa Lolo Gedang Kec Gunung Raya Diduga Cacat Mutu

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,

Proyek Irigasi Desa Lolo Gedang Kec Gunung Raya Diduga Cacat Mutu

01 December, 2019

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Proyek pengerjaan irigasi dari dinas PUPR bidang SDA yang dikerjakan pihak ketiga didesa lolo gedang kecamatan gunung raya kabupaten kerinci diduga proyek siluman dan cacat mutu. Pasalnya dilokasi pengerjaan tersebut tidak ada memasang papan informasi juga pengerjaan asal jadi. Menggunakan batu kapur tambam sulam dalam pelaksanaan pengerjaan proyek irigasi tersebut.

Dari investigasi Ketua DPD KPK TIPIKOR LSM Pemankopsi LSM LAKI dan Media Lacak dilokasi pengerjaan sabtu 30/11/2019 terdapat adanya kejanggalan dalam pengerjaan tersebut. Menggunakan batu kapur dan penambahan pengecoran yang telah selesai dikerjakan. Pengerjaan ini jelas sudah menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan bestek.

Ketua DPD KPK TIPIKOR mengungkapkan" dari temuan saya pengerjaan irigasi dinas PUPR bidang SDA diduga cacat mutu dan telah merugikan negara dalam hal ini saya akan menindak lanjuti pengerjaan melaporkan kepihak aparat hukum untuk memanggil kepala dinas dan kabid SDA Hadri ST.MT agar diperiksa untuk mempertanggung jawabkan pengerjaan irigasi yang diduga telah meyalahi aturan tidak sesuai dengan bestek. Ungkap ketua DPD KPK TIPIKOR.boy bunyamin. 

Sebagai kontrol sosial saya tidak main main dalam pengawasan terhadap kinerja dari pemerintahan yang menyimpang dan merugikan negara. Saya akan lapor ke pihak aparat hukum bilamana tidak ada tanggapan laporan ini nanti saya akan lanjutkan ke DPP KPK TIPIKOR untuk menindak lanjuti laporan saya. Seperti Kadis PUPR dan pihak terkait yang telah saya laporkan beberapa lalu dipolres kerinci. Saya akan pantau terus perkembangan laporan ini pungkas ketua DPD KPK TIPIKOR boy bunyamin. 

Ditempat terpisah LSM pemankopsi iwan juga menuturkan. Patut dipertanyakan pengerjaan irigasi ini yang tidak memasang papan informasi alias proyek siluman. Padahal papan informasi tersebut wajib dipasang agar diketahui publik jenis pengerjaan dan anggarannya karena memakai uang negara. Agar masyarakat mengetahui dan tidak ada asumsi yang miring dari masyarakat ungkap LSM Pemankopsi

Lebih lanjut iwan menambahkan" tidak hanya memasang informasi yang ditemukan dalam pengerjaan tersebut. Bahan bahan matrialnya pun tidak sesuai RAB. Jelas ini diduga ajang korupsi. Kami bersama tiga lembaga yang melakukan infestigasi kelokasi pengerjaan tersebut akan melaporkan kepihak aparat hukum dengan bukti dan data yang sudah ada saya kantongi. Agar efek ada jera bagi para kontraktor dan dinas yang bemain proyek sebagai ajang korupsi pungkas LSM pemankopsi Iwan.( fc)


Loading...