Wibawa Dua Instansi Pemerintah Di Remehkan Pemilik Ruko 17 Pintu

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,

Wibawa Dua Instansi Pemerintah Di Remehkan Pemilik Ruko 17 Pintu

03 December, 2019

PORTALBUANA.COM, MERANGIN. Selasa,03/12/19 Dua Instansi Pemerintah  penegak peraturan Daerah yakni Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Merangin Provinsi jambi wibawanya seperti diremehkan oleh Pemilik Ruko 17 Pintu

Betapa tidak, selesai di  sidak lalu dilakukan penyegelan berarti bangunan seharusnya 15 pintu dan dua tingkat di sulap menjadi 17 pintu lalu di bangun tiga tingkat yang menyalahi aturan dan tidak di benarkan beraktifitas, namun kenyataan lain di lapangan aktifitas para pekerja mulai kelihatan seperti biasa, walaupun merek tersegel masih terpampang.

Meskipun sudah disegel dan bangunan tersebut dianggap melanggar dan menyalahi 3 (tiga) Peraturan Daerah (Perda) yaitu Perda Nomor 03 Tahun 2012 Tentang IMB, Perda Nomor 04 Tahun 2014 Tentang RT RW dan Perda Nomor 03 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum tetapi pekerjaan tetap berlanjut.


Kepala Satpol PP Merangin Drs. Raguel Hasadaan, melalui Kabid PPHD, Rudi.SH  ketika dibincangi salah satu awak media, Selasa 3/12 diruang kerjanya menjelaskan bahwa "laporan dari masyarakat sudah banyak diterimanya, dan instansinya segera akan memanggil dan memberi teguran kepada pemilik bangunan agar menghentikan pekerjaan sebelum ijin baru diurus dan dikeluarkan"ujar rudi

Menurut kepala kantor pelayanan satu pintu Yang cik Mohza melalui Dadang Hikmatullah,

“Sampai sekarang belum ada IMB baru yang kita keluarkan terkait bangunan Ruko 17 pintu yang disegel oleh SatPol PP Merangin,”ujar dadang

Sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 05/PRT/M/2016 Tentang Izin Mendirikan Bangunan apabila ada berubah bentuk maka IMB yang lama dianggap batal dan harus mengulang mengajukan ijin baru.
REPORTER  : ROLEX
Loading...