Lagi, Kawanan Pencuri Spesialis L300 Ditembak

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,
DOWNLOAD APLIKASI PORTALBUANA

Perubahan Terhadap Pengumuman KPU KAB. TJB NOMOR 16


Lagi, Kawanan Pencuri Spesialis L300 Ditembak

10 January, 2020

PORTALBUANA.COM, PEKANBARU. --Jum'at 10/1/2020, Unit reskrim polsek Tampan kembali meringkus kawanan pencuri spesialis kendaraan pickup jenis Mitsubishi L300. Pelaku berinisial EY alias Sakai ini berhasil ditangkap setelah kaki kirinya dihadiahi timah panas karena mencoba melawan petugas kepolisian saat penangkapan di simpang panam, Senin (6/1) sore. 

Sakai merupakan satu dari kawanan spesialis pencuri kendaraan L300. Ia telah melakukan aksinya sebanyak 7 kali bersama DW yang telah dulu ditangkap Unit reskrim polsek tampan, Kamis (26/12) lalu. 

DW berhasil ditangkap berdasarkan laporan yang masuk ke polsek Tampan, dari korbannya Randy yang kendaraan jenis L300 nya telah dicuri oleh DW. Namun, dua jam setelah melakukan aksinya DW berhasil ditangkap. 

"Jadi DW ini yang mengambil kendaraan, dan EY ini berperan sebagai pengantar kendaraan ke luar daerah untuk mereka jual. Mereka selalu melakukan aksinya berdua," kata Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan, saat menggelar Ekspos penangkapan EY di Mapolsek Tampan, Kamis (9/1) sore. 

Dijelaskan Juper, mereka merupakan spesial pencuri L300 dan sudah 7 kali melakukan pencurian di wilayah hukum polsek Tampan. Mereka menjual L300 itu ke daerah Sumatra Barat, dengan kisaran harga Rp30 Juta hingga Rp40juta pernah Unit nya. 

"EY mendapatkan upah Rp2,5 juta untuk sekali antar kendaraan curian itu ke Sumbar," jelas Juper. 

Pelaku melancarkan aksinya hanya bermodalkan dengan kunci leter T. Pelaku juga selalu menjual kendaraan curian itu ke daerah Sumatra Barat. Juper mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap untuk mencari unit kendaraan yang sudah dijual tersangka. 

DW DPO Pelaku Pembunuhan Pasutri Di Pasaman

Sementara itu tersangka DW, ternyata merupakan DPO dari kasus pembunuhan pasangan suami istri di Pasaman, Sumatra Barat. Dirinya melakukan aksi pembunuhan itu pada bulan Mei 2019.

"DW ini ternyata juga DPO dari Polres Pasaman, atas kasus pembunuhan pasangan suami istri. Kemarin penyidik dari polres Pasaman sudah datang kesini untuk mengambil keterangan tersangka," sambung Juper. 

Saat itu DW melakukan pencurian satu unit mobil milik korbannya. Namun, karena kepergok oleh korbannya dan melakukan perlawanan. Akhirnya DW membunuh korbannya yang merupakan pasangan suami istri. 

"Hartanya diambil. Mayat korbannya dibuang ke jurang," terangnya. 

Ditambahkan Juper, untuk proses hukum DW masih diproses di Polsek Tampan untuk kasus pencurian. Setelah divonis nanti, baru pihaknya akan berkoordinasi dengan polres pasaman terkait proses kasus pembunuhan.[fz]