PORTAL BUANA NEWS

Portal Berita online , Akurat dan terpercaya

Iklan

Warga Koto Pait Di Buat Resah, Gara Gara Pengerjaan Turap Terhenti

Sunday, January 05, 2020, January 05, 2020 WIB Last Updated 2020-01-04T17:30:25Z

PORTALBUANA.COM, TALANG MANDAU. Kepala desa Koto Pait, Abu sofyan sangat menyesalkan dengan kejadian terhentinya pengerjaan Turap yang seharusnya udah rampung dan bisa dinikmati oleh warga masyaraknya untuk akses jalan yang selama ini mengalami banjir bertahun tahun, tapi semua harapan masyarakat koto pait hanya tinggal mimpi 

Sampai hari ini tidak ada penyelesaian dari pihak PUPR yang selaku bertanggung jawab dengan terhentinya pengerjaan proyek karna ulah penjabat PUPR Bengkalis yang dinilai mempersulit dan menghambat pembangunan akses insfrastruktur yang menghubungkan 9 Desa Di Kecamatan Talang Muandau.

Selama ini kondisi jalan sebelum dibangun Turab sangat memprihatinkan, banjir dan susah dilalui masyarakat dalam hal ini semua warga masyarakat sangat marah dan resah dengan terhentinya pengerjaan turap tersebut, karna dengan cepatnya selesai jalan/Turap dengan mudah masyarakat desa koto pait beringin untuk pengaksesan pendistribusian hasil kebun untuk dijual

"PPTK Dan pihak KPA Di nilai tidak Profesional dalam menyikapi masalah dilapangan dan kenapa pengerjaan proyek turap sampai terhenti  karna terlalu banyak ulah. Kasihan kontraktor hasil kerja tidak dibayar dan efeknya juga bagi kami semua warga masyarakat yang membutuhkan pembangunan  turab itu cepat diselesaikan. Kondisinya kini jika hujan dipastikan sulit dilewati karena masih ditimbun tanah kuning, 


Apa lagi saat ini masih musim hujan dan membuat tanah kuning timbunan udah mulai hancur dan sangat sulit untuk dilewati, kami minta Pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan dan juga menyikapi permasalahan ini, apa lagi kontraktor tidak akan mau melanjutkan lagi pekerjaan karna tidak dibayar semua alat beratnya udah di bawa  keluar dari lokasi proyek. 

Jika tidak, masyarakat di sembilan desa ini akan mengutuk PUPR Terutama oknum PPTK Dan KPA karna ulah beliau pengerjaan terhenti masyarakat akan ribut dikarenakan turab ini adalah menjadi denyut nadi sejumlah desa jadi tergendala pembangunannya,"ancamnya.[sht]
Print Friendly and PDF
Komentar

Tampilkan

Terkini

Sumut

+