Kodim Solo Gelar Penyuluhan Dan Pencegahan Virus Corona, Ini Tujuannya

Iklan Semua Halaman

Wartawan PORTALBUANA Hanya Yang Tercantum Dalam Box Redaksi dan Dibekali Kartu Pers & Surat Tugas,
DOWNLOAD APLIKASI PORTALBUANA

PENGHASILAN TANPA BATAS


Kodim Solo Gelar Penyuluhan Dan Pencegahan Virus Corona, Ini Tujuannya

Senin, Februari 03, 2020


PORTALBUANA.COM, SURAKARTA. - Bertempat di Aula Makodim 0735/Surakarta Jln.A Yani No.349 Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta baik Militer maupun anggota PNS menerima penyuluhan kewaspadaan dan pencegahan penyakit Pneumonia virus corona oleh Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta, Senin (03-02-2020).

Dandim 0735/Surakarta melalui Pasipers Kodim Kapten Inf Suwarto menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan ini sangat penting dilakukan mengingat saat ini perkembangan penyebaran Virus Corona semakin luas.

“Kita harus mengantisipasi secara dini untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan itu, baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat sekitar,” tegasnya.


Selain diberikan penyuluhan kesehatan, prajurit dan PNS agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan dengan rajin berolahraga." Imbuhnya.

Sementara itu Kepala Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta dr Andang Susilo yang memberikan materi penyuluhan kepada seluruh Prajurit menegaskan bahwa Virus Corona saat ini menjadi trending topik yang ramai diperbincangkan di berbagai penjuru dunia. Virus yang pertamakali ditemukan di wilayah Wuhan Cina itu, kini telah mewabah hingga ke Jepang, Korea, Amerika Serikat, Malaysia hingga ke Singapura.

"Virus Corona pada mulanya merupakan virus yang menginfeksi antar hewan, namun virus ini telah berevolusi dan menyebar ke dapat menginfeksi manusia, dengan gejala awal batuk, pilek, kelelahan, demam hingga sesak napas."Terangnya.


Berdasarkan informasi dari Komisi Kesehatan Nasional Cina, Virus Corona memiliki kemiripan seperti virus SARS dan MERS yang dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya. Korban meninggal akibat wabah virus corona mencapai 80 orang dengan lebih dari 2.300 orang terinfeksi.

Pada akhir Januari 2020, WHO mengindentifikasi 2019-nCoV di Cina dan ada sekitar 300 kasus yang teridentifikasi di Cina. Tiap negara telah menyiapkan upaya pencegahan dan pengamanan, namun virus corona tetap mampu menyebar ke seluruh dunia.

"Kebanyakan virus tersebut menyebar seperti virus influenza pada umumnya. Coronavirus menyebar melalui batuk dan bersin mereka yang terinfeksi, Untuk mencegahnya kita harus rajin berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat."Pungkasnya.

(Arda 72,Pendim 0735/Surakarta)