PORTAL BUANA NEWS

Portal Berita online , Akurat dan terpercaya

Iklan

Komsos di Gunakan Babinsa Koramil 03 Meukek Dalam Mencapai Sasaran Binter

Friday, February 28, 2020, February 28, 2020 WIB Last Updated 2020-02-28T09:28:27Z

PORTALBUANA.COM, ACEH SELATAN - Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di Desa binaan dilakukan oleh para Babinsa digunakan sebagai sarana dalam menjalin hubungan silaturrahmi dan dalam tercapainya Kemanunggalan TNI dan rakyat serta tercapainya sasaran Binter yang optimal.

Bagi seorang Babinsa, Komsos dengan warga ini juga dimanfaatkan sebagai sarana dalam mengetahui kondosi dan situasi wilayah serta dalam penyampaian pesan dan himbauan terhadap masyarakat terkait keamanan dan kenyaman Desa.

Hal ini seperti dilakukan oleh Serka Edi Syahputra Babinsa Koramil 03/Meukek Kodim 0107/Aceh selatan yang bertugas sebagai Babinsa Desa Kuta Buluh II Kecamatan Meukek Aceh Selatan, Jum'at 28/02/2020.

Pada setiap harinya, ia rutin laksanakan anjang sana ke Desa Desa binaan guna memantau situasi wilayah. Disela - sela itu juga Serka Edi menyempatkan berinteraksi dengan sejumlah masyarakat yang ia temui di Desa.

Kesempatan interaksi ini, Serka Edi dan warga saling bertukar informasi yang pada pokok pembicaraan mereka saling menjaga kerukunan antar sesama.

"Pada prinsipnya komsos bersama warga ini, saya mengajak mereka untuk tetap menjaga kerukunan dan kekompakan guna terwujud desa yang damai dan tentram" Kata Serka Edi.


Selanjutnya, Serka Edi juga pada kesempatan Komsos ini tidak bosan dan tidak hentinya menyampaikan terhadap masyarakat setempat untuk terpengaruh terhadap isu-isu yang hendak memecah belah kerukunan warga Desa Kuta Buluh II.

"Jika ada suatu permasalahan di desa ini, saya harap warga tidak sungkan memberitahu kami agar bersama-sama kita mencari solusi dan penyelesaiannya." Harap Serka Edi kepada Warga saat Komsos tersebut.

Terakhir pesannya kepada masyarakat, agar supaya tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan.

"Sebab dan akibatnya bukan hanya masyarakat disini yang terkena dampaknya, akan tetapi masyarakat yang lain juga terkena asap yang dimunculkan oleh kebakaran tersebut." Ujar Serka Edi.

Ia menambahkan, masyarakat tidak dilarang untuk membuka dan berkebun, namun jika dilakukan dengan cara dibakar, maka perlu prediksi dan perhitungan yang maksimal akan terjadinya kerugian yang besar.(Pendim Asel/Hsn)
Print Friendly and PDF
Komentar

Tampilkan

Terkini