PORTAL BUANA NEWS

Portal Berita online , Akurat dan terpercaya

Iklan

Hasan Basri Angkat Bicara: Dugaan Kabid Damkar Kabupaten Kerinci ARNIZAL

Tuesday, March 24, 2020, March 24, 2020 WIB Last Updated 2020-03-24T09:30:31Z

PORTALBUANA.COM KERINCI. Kepala Bidang (Kabid) Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Sat Pol PP Kabupaten Kerinci Jambi diduga telah melakukan Korupsi dan SPJ Fiktif dan kasus tersebut sudah dilaporka ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh

Hal tersebut dikatakan Hasan Basri, SH.MH. saat dihubungi media Portal Buana selasa,24|3|2020,via tlp,Menurutnya Arnizal selaku kabid di Damkar diduga telah melakukan Korupsi terhadap pengelolaan keuangan Negara. Akibat kejahatan yang dilakukan Ardinizal, negara mengalami kerugian lebih kurang Rp. 4 Milyar kata Hasan Basri, kepada portal Buana

Hasan juga menjelaskan, diketahui Arnizal semenjak menjabat sebagai kabid damkar dari tahun 2018 s/d 2019. Permainnya selama ini bisa-bisa saja ditutupi karena ia (Arnizal) merasa dekat dengan orang nomor wahid di Kabupaten Kerinci dan juga ia merasa orang kebal hukum.
Namun di satu sisi jabatan tidak  akan bisa mengalahkan aturan Dan UU papar Hasan, Ardizal diduga sudah melawan aturan "Pasal 2 UU Tipikor menyatakan, setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara paling singkat empat tahun." Dan UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31 TAHUN 1999 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI.papar Hasan pengecara Kondang Kab.kerinci dan kota sungai Penuh.

Selain itu, Hasan juga menjelaskan, bahwa kasus korupsi dan SPJ fiktif yang diduga dilakukan oleh Arnizal selaku Kabid di Dinas Damkar Kabupaten Kerinci juga telah dilaporkan ke Kejaksaan Negri Sungai Penuh. Untuk itu dirinya berharap agar pihak kejaksaan negri sungai penuh untuk benar-benar mengusut kasus tersebut, tegas Hasan menjelaskan rincian  dugaan korupsi dan SPJ Fiktif yang dilakukan oleh Arnizal selaku PPTK Bidang Damkar Kabupaten Kerinci.

Dirincikannya bahwa ;
Pertama dana untuk belanja suku cadang dan service kendaraan pemadam kebakaran  sebesar Rp. 115.000.000,-
Kedua BBM/gas dan pelumas untuk 11 unit mobil Damkar sebesar Rp. 78.000.000,- dan
Ketiga pemeliharaan gedung dan bangunan pos damar 10 pos sebesar Rp. 25.000.000,-

“kami meminta Kejaksaan Negeri Sungai Penuh untuk mengusut tuntas kasus ini, data sudak kami lampirkan dalam surat laporan tersebut” ungkapnya.

Dikatakannya bahwa sesuai dengan DPA SKPD tahun 2019 : 1.05.01.22.12.5.2 dengan nilai Rp. 283.000.000,- diduga telah dikorupsi dan digelapkan dengan SPJ Fiktif sebesar Rp. 281.000.000,- Dan dalam hal ini kita minta kepada pihak Hukum untuk segera memanggil Sdr Bpk Arnizal sesuai dengan laporan yang masuk.(Iwan)

Print Friendly and PDF
Komentar

Tampilkan

Terkini