-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab dan DPRD di Desak [email protected] Keluarkan Kebijakan Pro Nelayan.

Wednesday, April 08, 2020 | April 08, 2020 WIB Last Updated 2020-04-08T08:13:12Z

PORTALBUANA.COM KUALA TUNGKAL. Awal Mula Pendemik Covid- 19 Melanda Dunia yang di Mulai di Negeri Cina berdampak pada Eksport Udang Ketak Tangkapan Nelayan Tradisional Kuala Tungkal, Sehingga Udang Favorite Eksport ini Tidak Laku dan Para Pelaku Usaha, Pengusaha Udang Ketak Tidak melakukan Pembelian yang berdampak pada hilangnya mata pencaharian sebagian nelayan penjaring. 

Alih alih memberikan solusi, beberapa waktu yang lalu pemerintah menghimbau nelayan untuk sementara beralih usaha namun tanpa didukung insfrasruktur bantuan memadai. 

Wabah Covid-19 yang semakin menjangkit hampir diseluruh pelosok tanah air, juga Kab Tanjab Barat sangat berdampak sistemik , mematikan sektor ekonomi masyarakat, Tak Terkecuali Nelayan. Hasil Hasil Tangkapan Nelayan Lokal untuk Konsumsi Lokal Juga Terhambat apalagi sektor ekspor. Nelayan Miskin secara Struktural. 

Kebijakan Pemerintah yang mengharuskan Masyarakat Berdiam di Rumah Saja , menciptakan Kemiskinan Baru, Sistemik dan Terstuktur, karena tidak dibarengi oleh Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia sebagai Mana Amanat pasal 55 ayat 1-2  UU No.6/2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan. 

Justru Ancaman Pidana yang Disampaikan ditengah ancaman Covid 19. Kelompok Nelayan Tungkal Samudra (KONTRa 86) Kab Tanjab Barat.

Sebagai salah satu Organisasi Nelayan Lokal, mendesak Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat Eksekutif dan Legislatif untuk segera mengeluarkan Kebijakan Pro Nelayan, salah satunya subsidi nelayan terdampak covid-19 baik berupa alat tangkap maupun kebutuhan sembako , 

Pangan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas nasib nelayan tradisional Kuala Tungkal. Pemerintah di Nilai Lamban dan Terkesan Prosedural terkait hajat hidup orang banyak. Sikap pemerintah yang dianggap lalai ini menunjukkan Betapa Perhatian Pemerintah baik eksekutif dan DPRD sangat tidak pro nelayan. 

Salah satu kebijakan yang dituntut nelayan tradisional adalah menertibkan Kapal Pukat Trawl yang kembali akhir akhir ini membanjiri wilayah tangkap zona tradisonal , sehingga berdampak bukan saja pada pengasilan tangkap nelayan tradisional juga mengancam Ekosistem . Pernyataan ini diterima Media Portalbuana.com Melalui Chat WhatsApp oleh pengurus kontra86.(a.fidal)
×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251