Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur Warga Temuan Sari Lebaran Di Polres Mura

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur Warga Temuan Sari Lebaran Di Polres Mura

Saturday, May 23, 2020, May 23, 2020

PORTALBUANA.COM MUSI RAWAS, Selasa 19 mei 2020 sekira pukul 13.30 Wib Polsek Muara Kelingi amankan pelaku tindak pidana Persetubuhan terhadap anak di bawah umur (gar Pasal 82 Juncto Pasal 76e UU No.35 Tahun 2014 perubahan atas Pasal 23 Tahun 2002).DASAR  - LP-B/45/V/2020/Sumsel/Res Mura, tanggal 19 Mei 2020.

Kejadian tersebut dilaporkan oleh ayah korban yakni  Sujarman (53) Warga Desa Temuan Sari Kec. Muara Kelingi Kab. Musi Rawas,Sabtu (23/05/2020).

Dengan korban sebut saja Mawar  (10) serta Anggrek (8)  keduanya Warga Desa Temuan Sari Kec. Muara Kelingi Kab. Mura.

Diduga pelaku dari kejadian ialah Roni Rifaldo Siadari (18) Alamat desa Temuan Sari Kec. Muara Kelingi Kab. Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Rivow Lapu membenarkan telah terjadi pencabulan,Korban melapor pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2020 sekira jam 08.00 Wib ketika itu pelapor mendengar cerita dari anak nya bahwa telah di cabuli oleh pelaku dengan  cara alat kelamin korban di pegang-pegang dan di masuki jari tangan pelaku.

" Menurut cerita korban bahwa peristiwa itu sudah terjadi pada bulan Desember,diduga pelaku melakukan nya dengan cara meremas pantat korban," jelasnya.

Kemudian di bulan januari diduga tersangka melakukan pencabulan terhadap kedua korban secara bersamaan dengan cara memasukan jari manis tangan kiri ke vagina korban mawar dan tangan kanan meremas remas pantat korban Anggrek.

Kemudian dilanjutkan dibulan maret tersangka mulai melakukan kembali pencabulan dengan cara mengasih uang masing masing Rp. 2.000 ke korban.

Atas kejadian tersebut perangkat desa dan orang tua korban langsung mengamankan pelaku ke Polsek Muara Kelingi selanjutnya di serahkan ke Polres Musi Rawas guna di proses sesuai dengan hukum yang berlaku. 

" Terduga pelaku diserahkan perangkat desa dan orang tua korban ke Polres Musi Rawas guna untuk didalami kebenaranya ," pungkasnya.(fendi/adv)

TerPopuler