Gaji Belum Dibayar, Buruh Datangi Disperkim Kota Sungai Penuh

Gaji Belum Dibayar, Buruh Datangi Disperkim Kota Sungai Penuh

Tuesday, May 19, 2020, May 19, 2020

PORTALBUANA.COM SUNGAI PENUH. Buruh (Pekerja lepas) pencongkel bunga dan pembersih taman, Selasa (19/5/2020) mendatangi Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Sungai Penuh, untuk mempertanyakan hak mereka (Gaji) yang seharusnya mereka terima tiap minggu pertama awal bulan. 

Harusnya gaji bulan April-Mei 2020 mestinya sudah diterima oleh pekerja sebesar Rp. 650.000 perorang. Hingga saat ini (Selasa red) gaji tersebut tak kunjung diterima oleh para buruh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Portalbuana.com di Disperkim Kota Sungai Penuh, Selasa (19/5/2020), jumlah gaji yang harus diterima para buruh sebanyak Rp. 650. 000 per bulannya. Dalam keterlambatan pembayaran gaji para buruh pencongkel dan pembersih taman, disebabkan belum cairnya anggaran dari DPPKA.

"Keterlambatan pembayaran gaji para buruh pencongkel dan pembersih taman, dikarenakan belum cairnya anggaran dari DPPKA. Tiap bulannya buruh menerima gaji sebesar Rp. 650.000 per bulan" kata Bendahara Disperkim, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Selasa, (19/5/2020). 

Ia menambahkan, saat ini anggaran dipangkas untuk Covid-19. Maka dari itu gaji buruh terlambat dalam pembayaran, tambahnya. 

Salah satu buruh harian lepas yang berkerja di bawah naungan Disperkim Kota Sungai Penuh, kepada Portal Buana,com mengatakan, kami (buruh) Selasa (19/5) mendatangi Disperkim, untuk mempertanyakan hak kami (Gaji) bulan April-Mei yang hingga saat ini belum dibayar, ujar salah satu buruh yang sambil menteskan air matanya.

“Ya, kami minta gaji kami April-Mei segera untuk dibayar. Walaupun gajinya tidak seberapa, namun uang segitu sangat berarti buat kami”

Untuk itu, buruh juga meminta kepada kepada bapak Walikota untuk memperhatikan nasib kami, dan kami harap pak wako untuk segera mencair gaji kami pak. Kami sangat membutuhkan nya pak, meskipun tidak seberapa, tapi uang sebanyak itu sangat berharga buat kami, pintanya. (Dede)

TerPopuler