Habib Bahar Ditangkap Kembali, Begini Kata Ustaz Abdul Somad: Jiwanya Tak Bisa Dipenjara

Habib Bahar Ditangkap Kembali, Begini Kata Ustaz Abdul Somad: Jiwanya Tak Bisa Dipenjara

Thursday, May 21, 2020, May 21, 2020
Ustaz Abdul Somad dan Habib Bahar bin Smith
PORTALBUANA.COM, JAKARTA -- Habib Bahar bin Smith telah bikin heboh karena ditangkap kembali hanya tiga hari setelah dibebaskan.
Bahkan ia harus dipindah ke LP Nusakambangan dari Gunung Sindur karena hindari ulah simpatisannya yang menggeruduk lapas minta Habib Bahar dibebaskan.
Hal ini karena ia kembali ditahan setelah mendapatkan pembebasan dari program asimilasi. Habib Bahar bin Smith dinilai melanggar perjanjian asimilasi. Terkait ceramahnya yang menyinggung penguasa.
Jauh sebelumnya, kasus Habib Bahar bin Smith yang dipenjara sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan para ulama.
Termasuk diketahui oleh Ustaz kondang sejuta viewer, Ustaz Abdul Somad.
Dalam sebuah tayangan dibagikan kanal youtube Islam is My Life, Ustaz Abdul Somad menanggapi masalah yang mendera sejawatnya itu. Ustaz Abdul Somad pun menyinggung sosok Habib Bahar bin Smith yang sebenarnya.
Dikutip tribunjabar.id dari tayangan tersebut, Ustaz yang disapa UAS itu membeberkan sosok Habib Bahar.
Menurut UAS, kejadian yang menimpa pada Habib Bahar sejatinya adalah hikmah bagi umat muslim, khususnya para dai.
Vokal Habib Bahar dari ceramahnya tidak mudah dipadamkan begitu saja.
UAS mengatakan bahkan suara Habib Baharu Ibnu Sumayt itu bak praklamator dan panglima perang.
Ustaz Abdul Somad mengaku sosok Habib Bahar bin Smith memiliki semangat ceramah dan dakwah yang berkobar. Ia mengistilahkan, "Boleh kau cabin-cabik dagingku, kau boleh robek jantungku, tapi jiwaku tak bisa kau bunuh.
Tak bisa kau habisi dan tak pula kau bisa penjarakan." ungkap UAS.
Seperti diketahui, Habib Bahar kini tersandung masalah tuduhan atas penganiayaan. Ia pun divonis 3 tahun kurungan penjara.
Lanjut Ustaz Abdul Somad menjelaskan, bahwa dari kasus Habib Bahar, dirinya menjadi sadar. "Kami yang di luar disadarkan betapa lemah dan tidak berdayanya Selama ini ceramah menggelagar di atas mimbar. Tapi ternyata apa yang sudah dilakukan?," ungkap UAS.
UAS mengumpamakan, bahwa jeruji besi tidak bisa memenjarakan pemikiran Habib Bahar bin Smith. Perjuangan ceramah Habib Bahar tetap berlanjut, murid tetap banyak meski ia berada di balik jeuruji. Bahkan lapas seolah berubah menjadi pesantren.
Ia pun mendapat berita bahwa ada ratusan para tahanan di lapas, sudah menghafal 98 hadis berkat Habib Bahar. Ada seribu para tahanan di lapas yang menghafal 54 hadis Nabi Muhammad SAW. "Padahal 40 hadis saja di dalam kepala, sudah mendapatkan syafaat dan meringankan azab," ujarnya.
Konon lebih dari pada itu, yang paling sedia adalah karena istiqomah. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW menjelaskan, "Aku tinggalkan kepadamu dua perkara, kalau kamu pegang yang dua ini tidak akan sesat selamanya. Yaitu Al Quran dan sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam.
Tetap istiqomah belajar sanad hadis kepada Habib Baharu Ibnu Sumayt, pesan UAS. Ustaz Abdul Somad pun kembali menjelaskan sosok Habib Bahar bin Smith. 
Habib Bahar memiliki ketersambungan keilmuan kepada Habib Baharun. Hingga sampai pada para habaib dan sampai kepada Imam kepada Sayyidina Husain dan Sayyida Maulana Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam. 
"Ini motivasi bagi yang di luar, motivasi bagi para dai Ternyata dakwah tidak terbatas hanya di mimbar dan tablig akbar
Tetapi ada yang lebih besar sebenar-benarnya dakwah," tandasnya.
Kilas Ceramah Habib Bahar tentang Indonesia Kemerdekaan didapatkan bukan dengan tenang-tenang, bukan dengan santai-santai.
Tetapi dengan harokah, dengan pergerakan, dengan jihad, dengan perjuangan.Dengan mujahadah, dengan bersungguh-sungguh.
Saudara sekalian yang dimuliakan, oleh karenanya tidak ada yang lebih mencintai Indonesia. Sebagaimana kecintaan umat Islam, para ulama dan para santri kepada Indonesia.
Tanah Indonesia tidak akan pernah kosong dari kami umat Islam, yang rela hancur, rela binasa, rela mati untuk negara. Demi kesatuan Republik Indonesia, Allahu Akbar.
Maka saya sampaikan kepada kalian, jika beberapa hari ke depan Dalam beberapa minggu ke depan saya ditangkap, saya dipenjara karena membela rakyat yang susah dan kelaparan Kalau saya ditangkap, kalau saya dipenjara berjanjilah kalian
Demi Allah jangan pernah kalian padamkan api-api perjuangan yang selama ini kami nyalakan. Allahu Akbar.[rls/aceh.tribunnews.com]

TerPopuler