WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Ini Penjelasan ASN dan RT Terkait Masalah Pengerebekan di Perumahan Permata Hijau

Saturday, May 30, 2020 | May 30, 2020 WIB Last Updated 2020-05-30T11:44:02Z

PORTALBUANA.COM KUALA TUNGKAL. Terkait dengan dugaan terjadinya mesum yang membuat warga mendatangi rumah yang dilakukan sepasang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial R yang berdinas di Bappeda dan OS Dinas Perkim Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) itu akhirnya angkat bicara.

R  mengatakan kejadian tersebut terjadi karena keterlambatan pulang. Sebab, menurutnya saat itu anaknya belum pulang. Ia menganggap pukul 00.30 wib saat warga mendatangi pada malam takbir itu belum terlalu larut malam.

"Kejadian itu memang ado benar cuman karena terlambat pulang saja karena malam itu malam takbiran lagian anak anak sayo masih di luar belum terlalu larut malam menurut saya,"ujarnya, Sabtu (30/5/2020)

Menurutnya, hal seperti itu masih dalam kategori wajar saat tamu bertamu kerumah sekitar pukul 00.30 wib dan lagian warga masih ramai karna malam itu malam takbiran idul fitri

"Dan kami juga sebatas wajar seperti biasa. Di rumah saya ada anak perempuan saya yang juga belum tidur, adik saya juga masih di luar. Karena belum terlalu larut saya pikir itu masih hal yang wajar,"ujarnya 

Dirinya juga mengakui kesalahan yang dilakukannya. Ia menegaskan bahwa hal itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan, ia menyebutkan tidak benar terkait adanya cuci kampung.

"Cuman kita mengakui kita salah. Memang tidak terjadi apa apa. Dan sudah di selesaikan secara keluarga. Terus soal cuci kampung itu tidak ada,"pungkasnya 

Ketua RT 13, A Yamin mengatakan saat itu pihaknya memang ada mendatangi rumah R. Hal itu disebabkan masih adanya motor di depan rumah R saat waktu menunjukan pukul 00.30 wib."Jadi waktu itu  aku  bertanya (red, kepada R) aku bertanya motor siapa di luar itu.  itu motor tamu,"katanya R

Dia juga mempertanyakan di mana tamu yang meninggalkan motor yang ada di depan rumah itu. R saat itu mengaku jika OS sudah pulang. Namun, saat itu salah satu warga melihat ada gerak orang di dalam rumah. Sehingga pihaknya masuk untuk memastikan hal itu.

"Jadi tamunyo sekarang mano. R menjawab sudah balek kok masih ado motor waktu itu di perikso dak ado orang tapi waktu itu tenampak dari jendela ini jadi kami masuklah datang warga lain ado bang tadi berlari,"ujarnya 

Saat dilihat di dalam rumah tidak ada orang yang dimaksud yakni OS. Namun, saat ia membuka pintu belakang ia melihat OS ada di belakang.

"Pas dibuka pintu belakang dio ado di belakang berlari. Nah berlari dari mano kito dak tau apo dari kamar atau dari mano kito dak tau cuman taunya lari bae. Tapi dimalam itu dak terjadi apo apo,"pungkas R

Sementara itu, Ketua Keamanan setempat, Bahtiar mengatakan pihaknya datang ke rumah R untuk menyikapi keresahan warga sekitar terkait dengan adanya OS dirumah R."Sayakan malam itu mewakili warga yang ada disini sebagai ketua keamanan nah kami minta pada malam itu menyelesaikan permasalahan itu karena masalah nya,"katanya.

Menurut dia, R teledor dalam menerima tamu laki laki dirumah perempuan hingga larut malam."Saudara kita ini mereka agak keteledoran waktu berkujung sudah lewat makanya warga sini resah,"ujarnya 

Menurutnya, persoalan itu selesai pada malam tersebut. Bahkan, ia menegaskan tidak ada cuci kampung ataupun kegiatan lainnya

"Jadi kami sebagai ketua  keamanan dan malam itu juga sudah selesai dan tidak terjadi apa apa dan juga dan permasalahan ini juga sudah selesai dan tidak juga tidak ada bahasa cuci kampung,"ucapnya.

"Jadi penyelesaiannya hanya membacakan doa tolak balak dan doa selamat itu ada. Saya Bahtiar,"pungkasnya
×
Berita Terbaru Update