WARTAWAN PORTAL BUANA YANG SAH, NAMA NYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU PERS DAN SURAT TUGAS, IKLANKAN USAHA ANDA BERSAMA KAMI,KONTAK KAMI

Iklan

APLIKASI PORTALBUANA

PBON LIVE STREAMING

Keputusan Kepala Desa Sekancing Mudik,Terkait BLT : LPI-TIPIKOR Mengkritik.

Saturday, May 16, 2020, May 16, 2020 WIB Last Updated 2020-05-16T09:15:30Z

PORTALBUANA.COM MERANGIN. Bantuan Lansung Tunai (BLT) dampak Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa yang di Bebankan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tahun 2020, banyak menimbulkan masalah yang berbeda.

Tak terkecuali Desa Sekancing mudik Kecamatan Tiang Pumpung,Kab.Merangin, yang jadi Sorotan Ketua DPP LPI-TIPIKOR,18/5/20.

Dedi,Ketua DPP LPI-TIPIKOT,menilai apa yang dilakukan oleh Kepala Desa Sekancing Mudik tersebut sangatlah bertentangan dengan intruksi Presiden dan Permendes Nomor 6 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2020.

,,Saya sebagai Lembaga Control Sosial mengkritik dan menantang tentang Kebijakan yang diambil oleh Kepala Desa Sekancing Mudik Kec.Tiang Pumpung terkait Pembagian Dana BLT yang di terima oleh masyarakat tidak sesuai dengan regulasi yang telah diatur oleh Pemerintah,,pungkas Dedi.

,,Dan saya Berharap Kades dapat merobah Kebijakan yang tidak ada Juknis dan Juklak ini, dapat merevisi kembali keputusannya,dan harus mengikuti apa yang telah diatur dalam Permendes Nomor 6 tersebut, kalau tidak diendahkan kami akan naikkan permasalahan ini Keranah Hukum,tambah Dedi.

Di lain tempat, Seperti yang di Ceritra kan oleh nara sumber salah satu masyarakat Sekancing mudik, bahwa yang menerima Bantuan Lansung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa Anggaran tahun 2020, juga menerima Bantuan Bantuan Sosial Tunai (BST) alias tumpah tindih.

Menurut keterangan Masyarakat Sekancing Mudik yang enggan dicatut namanya,ketika Penyaluran Dana BLT tersebut, masyarakat Penerima disuruh oleh Kepala Desa Menanda tangani tanda terima senilai Rp. 600ribu, sementara uang yang diterima oleh masyarakat Rp.350ribu yang di isikan dalam amplop.

,,masyarakat disuruh menanda tangani 600ribu sementaro yang diterimo cuman 350 ribu yang di isikan dalam amplop,,terangnya.

Kepala Desa, melalui Konfirmasi lewat Hp, Kades meng clarifikasi ke awak Mediia,dan membenarkan apa yang di ceritrakan oleh masyarakat tersebut, semuanya sudah melalui musyawarah Desa.

,,Dari Jumlah KK yang jadi Penerima BLT sebanyak 135 KK dengan Jumlah dana 81jta, kemudian kami melalui musyawarah bersama, dan kami sepakat jumlah Dana tersebut kami bagi rato per bubung rumah dengan jumlah rumah yang dapat Bantuan 231 bubung rumah dan setiap bubung rumah kami bagi 350ribu,,jelas Kades.

,,Terkait Penerimaan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) itu memang benar, masyarakat kami yang menerima Dana BST tersebut jugo menerima Dana BLT Dana Desa,berkenaan tumpang tindih tersebut makonyo kami malam ini akan lakukan rapat untuk merevisi kembali data tersebut,,tutup Kades. (Zam/midi)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Labuhanbatu

+