-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

LSM KORAK PAM Menilai Pekerjaan Fisik Jalan Setapak Desa Pemuncak di Kerjakan asal jadi

Thursday, May 07, 2020 | May 07, 2020 WIB Last Updated 2020-05-07T05:37:13Z

PORTALBUANA.COM MERANGIN. Dana Desa di Gunakan sebesar brsarnya untuk kemakmuran dan Kesejahteraan masyarakat dibelanjakan dalam Bidang Pembangunan Desa dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 

Setiap Pengelolaan Dana Desa Sebagai mana telah di atur dalam Perundang undangan Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan dijabarkan melalui Permendagri, Permendes dan Permenkue bahwa Dana Desa didalam Pengelolaan dan Pelaksanaannya harus transparan, partisipatif dan Akuntabel.

Apa yang terjadi di Desa Pamuncak Kecamatan Cermin nan Gadang, Kab.Sarolangun di duga Jauh dari kata Transparan, Partisipatif dan Akuntabel.6/05/20.

Pasalnya Proyek fisik Dana Desa Pemuncak, Kecamatan Cermin Nan Gedang, Kabupaten Sarolangun tahun Anggaran 2019 mendapat sorotan dari LSM KORAK PAM.

Berdasarkan hasil investigasi oleh pihak LSM atas hasil pekerjaan fisik jalan setapak tersebut diduga tidak memiliki kualitas baik dan dikerjakan dengan asal-asalan.

Disampaikan Sahrial, mestinya setiap pekerjan fisik yang dibiayai dari dana desa wajib memasang papan informasi agar publik bisa mengetahui informasi berapa jumlah volume jalan yang dikerjakan dan berapa anggaran yang digunakan.

“Tapi itu semua tidak kita temukan di tempat pengerjaan jalan setapak tersebut. Artinya pekerjaan itu ada yang tidak terbuka terkait soal anggaran yang digunakan dalam pengerjaan jalan tersebut,” Katanya.

Ketua Umum LSM KORAK PAM, Sahrial juga menjelaskan kepada awak Media tentang output yang di hasilkan dari pekerjaan jalan setapak tersebut, ada yang janggal dan aneh. Sahrial menuturkan, 

“Masak di bagian badan jalan yang baru dikerjakan sudah ada yang rusak dan hancur. Di satu sisi ada bagian pekerjaan yang bagus, namun sebagian besar jalan sudah banyak yang rusak dan berkualitas rendah.”terangnya.

“Kita meyakini diduga ada yang tidak seimbang antara semen dan sirtunya atau material kualitas rendah. Sehingga hasilnya jadi tidak bagus,” imbuhnya lagi.

Melalui Media  Ketua Umum LSM KORAK PAM, Sahrial menyampaikan, bahwa  kaita berharap agar pihak terkait dapat menindaklanjuti terutama kita meminta Dinas PMD dan Pendamping Dana Desa Kabupaten Sarolangun agar turun ke lapangan agar hal ini bisa ditindaklanjuti. Apabila aspirasi ini tidak ditindaklanjuti, kita akan lapor ke pihak yang berwajib,” Pungkas Sahrial.

Kepala Desa Pemuncak saat dikonfirmasi seputar hal tersebut membantah atas apa yang ditudingkan soal pekerjaan fisik jalan desa yang tidak berkualitas.

Ketika dihubungi media melalui sambungan seluler, Kades Pamuncak Jurni menerangkan, “Kita bekerja sudah sesuai juknisnya. Apa yang dituding Itu oleh LSM tersebut itu tidak benar,*pungkasnya. ( zam/andi G)
×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251