WARTAWAN PORTAL BUANA YANG SAH, NAMA NYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU PERS DAN SURAT TUGAS, IKLANKAN USAHA ANDA BERSAMA KAMI,KONTAK KAMI

Iklan

APLIKASI PORTALBUANA

PBON LIVE STREAMING

Masyarakat Geram, Pasalnya Proyek ADD/DD Tanpa Papan Informasi

Sunday, May 17, 2020, May 17, 2020 WIB Last Updated 2020-05-16T19:07:45Z

PORTALBUANA. COM, BATHIN SOLAPAN.  Masyarakat di Desa Batang Dui kecamatan Bathin Solapan mempertanyakan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD/DD) sumber dananya dari APBN yang di kelola Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Bengkalis ini Konon katanya, penggunaan ADD/DD Pemdes tidak transpara Pasalnya pekerjaan fisik draenase parit yang beralamat gang Mesjid Rt.01/Rw.06 Sarif Kasim Desa Batang Dui berdasarkan hasil temuan sabtu (16/05) tanpa pemasangan papan nama/informasi,

Sedangkan pengerjaan draenase tersebut sudah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya sehingga rancu untuk membedakan antara proyek dinas dengan proyek desa. Menyikapi hal ini, masyarakat meminta kepada Pemerintah Desa Batang Dui, untuk pelaksanaan proyek dari ADD/DD ada pemasangan papan nama/informasi, biar nampak transparan yang sesuai dengan undang undang yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu:

"Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) adalah salah satu produk hukum Indonesia yang bertujuan untuk menjamin hak warga negara agar mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan suatu keputusan publik

Selain itu, juga untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yang transparan, efektif, efisien, akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan.

Melihat ada kejanggalan Awak media konfirmasi kepada salah seorang pihak desa yang terkait tentang papan informasi tidak ada keterbukaan dalam menjelaskan hal pekerjaan tersebut melalui Via pesan WA menyampaikan kepada awak media" Tpk nya seluruh masyarakat pak, Sumber dana Dana Desa kalo masalah papan plang nya, Sebelum nya kegiatan PADAT KARYA TUNAI (PKT) ini berada di jalan sukajadi 3 Dikarenakan warga ada sebagian tidak mau itu dilaksanakan .

Maka kami pemerintah desa melaksanakan musyawarah. Dri hasil musyawarah tsb kami memindahkan kegiatan tsb.Kalo masalah papan palang ini sudah ada sebelum nya . Dikarenakan  ini baru slesai proses  administrasi pemindahan tersebut. Makanya belum di tempelkan. Dan dikarenakan papan plang ini baru di buat. Dan baru besok siang bisa diselesaikan  jadi di tempelkan papan palang tersebut siang besok pak. 

Seakan akan pihak pemerintah desa minutup nutupi informasi publik kepada masyarakat“Hal ini, bertujuan untuk mewujudkan transparansi dalam pemanfaatan dana desa kepada masyarakat. Selain itu sesuai instruksi dari Kementerian Desa yang meminta para Pemdes terutama Kepala Desa untuk transparansi dalam pelaksanaan Dana Desa, sesuai dengan aturan undang-undang tentang pemerintah desa,”  Dalam hal ini semua desa wajib pasang baliho atau papan nama. “Biar masyarakat tahu dan ikut mengawasi pelaksanaan proyek yang dikerjakan Pemdes,

“Sesuai instruksi Menteri, untuk pengawasan dana desa tergabung sejumlah lembaga yang mengawasi, mulai dari Satgas Kemendesa, Kementerian dalam Negeri, Kemenkeu, KPK, BPK dan aparat hukum lainnya,” Dan Apapun alasannya,tidak dipasangnya papan nama proyek apalagi dibiayai negara merupakan suatu bentuk pelanggaran terhadap UU KIP jika itu terus dilakukan maka darimana rakyat tahu sumber dana pembangunannya, selain itu juga patut dipertanyakan transparansi-nya [sht]
Komentar

Tampilkan

Terkini

Labuhanbatu

+