-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Miris,Belum Lama Di Fungsikan Rumah Sakit Merlung Sudah Banyak Yang Retak

Thursday, May 07, 2020 | May 07, 2020 WIB Last Updated 2020-05-07T16:07:50Z

PORTALBUANA.COM KUALA TUNGKAL Tentu kita sangat mendukung program pemerintah daerah tentang pembangunan yang berada di tanjung Jabung barat yang ingin daerahnya maju,tapi itu sepertinya bertolak belakang dengan apa yang dikerjakan oleh sang kontraktor yang ingin meraih untung yang lebih besar dan mengesampingkan mutu dan kwalitas bangunan tersebut.salah satunya Mega proyek Rumah Sakit Merlung ini baru saja rampung dikerjakan dan difungsikan Dengan menelan anggaran yang bernilai cukup besar dari sumber dana APBD kabupaten Tanjab Barat 2018 dan 2019. Pembangunan tersebut di laksanakan dalam 2 tahap yakni tahun anggaran 2018 dan 2019.

Yang mana pembangunan tahap pertama di laksanakan oleh PT. Muria Indah dengan Pagu anggaran RP. 23.289.250.000. Serta pembangunan tahap ke dua dilanjutkan oleh PT. Belimbing Sriwijaya dengan pagu anggaran RP. 29.999.872.173,63

dan di duga kontraktornya orang yang sama hanya perusahaan nya saja yang beda,Sayangnya dengan anggaran besar tersebut tidak sesuai dengan mutu dan kualitas pekerjaan. Diduga lemahnya pengawasan dan tidak profesional kontraktor yang melaksanakan pekerjaan.

Dari data yang dihimpun dilapangan, terdapat beberapa titik dibangunan tersebut sudah dalam kondisi rusak ( retak) Anehnya kondisi ini seakan dibiarkan baik oleh dinas terkait, Kosultan maupun kontraktor pelaksana pekerjaan.

Hal itu dibenarkan warga setempat. Menurutnya melihat dari kondisi bangunan rumah sakit yang baru saja dipungsikan sangat menghawatirkan,

“baru saja di pungsikan sudah banyak yang retak, dikhawatirkan bangunan tidak bisa bertahan lama, “kata warga yang enggan nama nya di sebut.

Informasi soal keretakan dan rusaknya sebagian bangunan rumah sakit Merlung ini sudah disampaikan ke dinas terkait, “kabarnya sudah juga mendapat teguran dari camat dan Bupati, tapi sepertinya tidak di indahkan, “tambahnya.

Anggota komisi III DPRD kabupaten Tanjab Barat M. Zaki membenarkan bahwa bangunan RSUD yang ada di kecamatan Merlung terdapat kerusakan di beberapa titik bangunan.

” Benar dan kita dari komisi III sudah lakukan kroscek ke lokasi, bahkan juga telah menindak lanjut melalui dinas terkait, ” kata Zaki kepada Media ini.

Dijelaskannya juga, disinyalir rusaknya bangunan Mega proyek RSUD Merlung disebabkan tidak profesional nya pelaksana pekerjaan dan pengawas, “ini kan lucu, sudah jelas banyak yang rusak, tapi tidak ada tindakan nyata dari dinas PUPR, ” jelasnya.

Menurutnya juga, ada semacam ketakutan pihak terkait untuk menegur pekerjaan RSUD itu, seharusnya tidak seperti itu semua pekerjaan harus diberlakukan sama oleh PUPR, “jangan proyek kecil saja yang di buru sampai ke lobang semut, proyek besar dan jelas salah dan keliru di diamkan, PUPR harus profesional jangan tebang pilih, “tegasnya.(tim)
×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251