Upaya Cegah Banjir, Koramil 10/Labar Bersama Warga Gotong Royong Mengeruk Pasir Yang Menutupi Mulut Kuala

Upaya Cegah Banjir, Koramil 10/Labar Bersama Warga Gotong Royong Mengeruk Pasir Yang Menutupi Mulut Kuala

Tuesday, May 19, 2020, May 19, 2020

PORTALBUANA.COM, ACEH SELATAN - Anggota Koramil 10/Labuhanhaji Barat Kodim 0107/Aceh Selatan dipimpin Batuud Pelda Rafli Armazi bersama Camat Labuhanhaji Barat dan Staf Kecamatan, Keuchik serta sejumlah masyarakat Desa Ujung Padang Kecamatan Labuhanhaji Barat Kebupaten Aceh Selatan bergotong royong membuka mulut kuala aliran sungai Desa setempat. Selasa (19/05/2020). 

Diketahui, dengan tertutupnya mulut kuala dengan material pasir tersebut, mengakibatkan dua Desa dalam Kecamatan Labuhanhaji Barat sempat mengalami kebanjiran Rob pada dini hari tadi malam.

Hal tersebut kata Camat Labuhanhaji Barat, Said Suhardi, S.Pd selain diakibatkan tertutupnya mulut kuala sungai itu, juga disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

"Tadi malam dua desa yakni desa ujung padang dan desa kuta iboh sempat mengalami kebanjiran Rob yang merendami sejumlah perumahan warga akibat luapan air sungai yang tidak bisa mengalir ke laut karena mulut kuala tertutup pasir. Ditambah lagi diwilayah ini tadi malam curah hujannya cukup tinggi."ucap Camat disela-sela Gotongroyong tersebut

Sementara itu, Batuud Koramil 10/Labar Pelda Rafli Armazi yang sejak tadi malam langsung memantau situasi banjir, bersama Camat dan masyarakat setempat berinisiatif melakukan gotong royong membuka mulut kuala yang tertutup pasir tersebut mengeruk pasir secara manual.


Pelda Rafli menjelaskan, setelah dilakukan pengerukan pasir pada mulut kuala itu, air sungai yang tadinya tidak mengalir langsung mengalir deras ke lautan. Dengan demikian, air Rob yang tadinya sempat menggenangi dua Desa diwilayah Labuhanhaji Barat kini telah berangsur surut.

"Ini inisiatif kami berupaya mencegah banjir semakin tinggi sembari menunggu alat berat dari BPBD aceh selatan yang telah dimintai bantuan oleh camat dari sejak tadi malam" jelas Pelda Rafli

Ia juga mengatakan, siang ini alat berat dari BPBD Aceh Selatan akan tiba untuk menormalisasi sungai tersebut dan mengeruk mulut kuala ini semaksimal mungkin.

Sehingga jika ombak laut menghantam bibir pantai, pasir di mulut kuala itu tidak lagi menutupi jalannya arus sungai ini" terangnya.(Pendim Asel/Hsn)

TerPopuler