WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Bansos BST Tidak di Cairkan POS, Warga Lapor Ke Dinsos Hingga Ombudsman.

Thursday, June 18, 2020 | June 18, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T15:28:49Z

PORTALBUANA.COM KUALA TUNGKAL. Realokasi anggaran untuk penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) diantaranya difokuskan untuk belanja sektor kesehatan dan pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada warga yang rentan terkena resiko sosial dan dampak Covid-19. Pada 31 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dari Rp 405,1 triliun APBN. Rp 75 triliun (18,5%) disebut untuk belanja alat kesehatan dan Rp 110 triliun (27%) untuk JPS. Anggaran ini belum termasuk realokasi anggaran daerah, dana desa yang berasal dari APBN, dan anggaran tiap kementerian/ lembaga yang juga memberikan JPS kepada warga.

Terkait Bansos BST yang Bersumber dari Dana APBN dimana Penyalurannya Melalui PT. POS Persero, Pun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Penyaluran BANSOS BST Kepada KPM melalui Kantor POS . Namun sangat disayangkan, Banyaknya Warga Peserta KPM BST Kemensos RI ini hingga Pencairan Tahap 2 masih belum menerima Undangan dan Pemberitahuan . 

Sehingga KPM yang berhak menerima BST tersebut tidak dapat mencairkan Dana BST nya melalui Kantor POS Kuala Tungkal. Pihak POS berdalih, Warga yang tidak membawa undangan bukan peserta dan tidak terdaftar Peserta Penerima BST Kemensos. Hal ini disampaikan M. Ali ,Warga RT.06 Kelurahan Kampung Nelayan Kepada Portalbuana.com ."Kata Pegawai POS, saya tidak ada undangan, jadi mereka tidak membayarkan BST saya, padahal saya udah cek di Dinsos dan Aplikasi, nama saya terdaftar, Ujar Ali.                                                
Ali Menambahkan, Alasan POS tidak masuk akal, dimana beliau sudah Croscek namanya di Aplikasi Kemensos RI dan Bersama Pendamping Mempertanyakan hal ini kepada PihaK Dinsos, PT.POS Masih juga enggan Mencairkan Bansos BST nya.            " masih banyak warga kami di kampung nelayan yang belum bisa mencairkan danannya, Tutur Ali Marah. Informasi yang di Himpun Media Portalbuana.com dilapangan memang masih banyak warga yang belum berhasil menerima BST dari Kantor POS. Dan Warga Berencana Melaporkan Hal ini Kepada Ombudsman RI Perwakilan Jambi, tutup Ali.(a.fidal)