WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Bejat !!! Anak Kades Kubang Agung Diduga Lakukan Pencabulan Gadis dibawah Umur.

Monday, June 01, 2020 | June 01, 2020 WIB Last Updated 2020-06-03T11:43:07Z

PORTALBUANA.COM KERINCI. Sunggu perbuatan tidak terpuji yang dilakukan D anak dari kades Kubang agung kecamatan depati tujuh kabupaten kerinci. Yang seharusnya sebagai anak seorang pemimpin memberikan contoh yang baik buat masyarakat desa itu sendiri. 

Prilaku yang tidak sepantasnya yang dilakukan sebagai anak seorang kades. Entah setan apa yang telah merasuk diduga telah melakukan pencabulan terhadap bunga( nama samaran) seorang gadis yang masih dibawah umur baru menyelesaikan sekolah Tingkat SMA.

Korban saat ini tinggal bersama ibunya sementara ayah bunga( nama samaran) sedang berada dimalaysia. Sehingga sejak kejadian dugaan pencabulan yang dilakukan D terhadap dirinya bunga( nama samaran)  hanya bisa diam tidak ada tempat berlindung seakan akan ada tekanan dari keluarga D

Korban dengan rasa takut menyampaikan. Awal mulanya kejadian yang menimpa dirinya pada saat itu sabtu 09/05/2020 sekira jam 10.00 wib bunga( nama samaran) sedang sendirian berada dirumah sementara ibu bunga( nama samaran) dan yang lain tidak berada dirumah. 

Saat itu D masuk kerumah seakan akan sudah mengetahui korban  tinggal sendirian dirumah. Tanpa menunggu lama D langsung melakukan aksi Bejatnya. Korban pun meronta. Namun sia sia D lebih agresif sehingga korban tidak berdaya.

Dalam ketidak berdayaan korban berhasil digauli D . Sementara Korban hanya bisa pasrah dengan perbuatan yang telah dilakukan D anak kades. 

Usai melakukan aksi bejatnya D menghubungi korban melalui inbox massangger ingin memberikan uang sebasar 200.000 namun NKorban tidak menerima D pun menambah 300.000 agar jangan diributkan perbuatan bejat ini. N pun tidak mau menerima.

Salah seorang keluarga korban saat dikonfirmasi menyebutkan " Setelah kejadian kami minta pertanggung jawaban dari orang tua D untuk diselasaikan secara kekeluargaan. Namun sampai saat sekarang dari awal kejadian pihak keluarga D selaku kades. Tidak ada etikat baik untuk penyelesaian dan pertanggung jawaban atas perbuatan D. Ungkap keluarga korban

Karena tidak ada etikat baiik untuk penyesaian dan tanggung jawab keluarga D kami akan laporkan dugaan pencabulan terhadap keluarga kami  bunga( nama samaran) kepolres kerinci. Pungkas salah seorang keluarga bunga( nama samaran)

Ditempat terpisah Kumaini sekjen garansi menyebutkan. " atas dugaan pencabulan yang dilakukan anak dari kades kubang agung dapat dikenakan UU perlindungan anak Sesuai UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang -Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“UU 35/2014”) dan diubah kedua dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“Perpu 1 / 2016)

Diitetapkan sebagai undang-undang dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang (“UU 17/2016”) . Anak adalah seseorang yang belum pernah berumur 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Ungkap kumaini.

Kejadian yang menimpa bunga( nama samaran) ini saya sudah konfirmas untuk meminta pertanggung jawaban atas perbuatan sama orang tua D selaku kades kubang agung atas perbuatan bejat yang dilakukan anak nya. Namun sampai saat ini tidak ada jawaban sama sekali dari orang tua D selaku kades kubang agung.

Dalam hal ini saya akan giring keranah hukum atas dugaan pencabulan yang dilakukan D anak kandung Kades kubang agung terhadap N yang masih dibawah umur . Agar jangan ada gadis gadis lain yang jadi korban berikutnya. " pungkas kumaini sekjen LSM Garansi.( fc)