Keputusan dan Kebijakan Kades Seringat Kecamatan Sungai Manau Menuai Kontrapersi | PORTAL BUANA NEWS WARTAWAN PORTAL BUANA YANG SAH, NAMA NYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU PERS DAN SURAT TUGAS, IKLANKAN USAHA ANDA BERSAMA KAMI,KONTAK KAMI

Mobile Menu

ads

BERITA LAINNYA

Keputusan dan Kebijakan Kades Seringat Kecamatan Sungai Manau Menuai Kontrapersi

June 24, 2020

PORTALBUANA.COM MERANGIN. Dana Desa atau DD digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat, direncanakan dan dikelola dengan Transparan, Partisipatif dilaksanakan secars Swakelola dan dapat dipertanggung jawabkan.

Tapi apa yang terjadi di Pemerintah Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau,terkait Keputusan dan Kebijakan Kepala Desa yang menuai Kontrapersi ditengah Publik.

Salah satu Keputusan yang menuai Kontropersi Publik dan menimbulkan Pertanyaan terlebih lagi bagi masyarakat Desa seringat itu sendiri,Tentang Keputusan Kepala Desa mengangkat Operator Desa bukan dari warga Desa Seringat tapi diangkat dari warga Luar bahkan luar kecamatan Sungau Manau.

Keputusan ini sangatlah bertentangan dengan Prinsif dalam Mengelola Keuangan Desa yang seharusnya lebih mengutamakan memperdayagunakan Sumber daya Manusia yang ada diDesa itu sendiri.

Melalui nara sumber,,AN,,menyebutkan bahwa keputusan Kades tersebut sangat lah mencederai masyarakat kami karena untuk mengisi dan menduduki jabatan Operator Desa, SDM Masyarakat kami masih mampu dan didukung dengan Pelatihan² yang telah dianggarkan oleh Desa.

,,dengan Keputusan Kades ini mengangkat orang luar menjadi operator desa, sangatlah mencederai masyarakat kami, karena banyak warga kami yang sekolah yang masih mampu menjadi operator Desa,,ujarnya bernada kesal,,

,,sayo curiga samo Pak Kades dengan Keputusannyo tersebut,jangan² ado sesuatu Kompromi antaro Operator yang diangkat Kades tersebut,,tambah,AN.

Dilain tempat Komfirmasi melalui via Hp, Kades,,Amin,,membenarkan bahwa staf operator Pendes Desa Seringat sudah diangkat melalui Surat Keputusan Kepala Desa (SK) dan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, Karena Kades menganggap SDM yang ada di Desanya tidak yang mampu.

,,ya memang iyo,,operator Desa Kami sudah sayo angkat melalui SK memang orang dari luar, kareno di Desa Kami tidak ado yang mampu bahkan sudah di ACC oleh Camat,,terangnya.

Sementar dilain sisi Komfirmasi dengan Camat Sungai Manau, Camat menepik atas apa yang dikatakan oleh Kades tentang bahwa Camat sudah Mengetahui dan mengetahui melalui ACC Camat.

,,sampai hari ini sayo tidak pernah melihat SK staff operator tersebut,,jelas Camat,.

Tambahnya lagi,seharusnyo Kades harus memperdayagunakan Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) Desa setempat bukannya dari Luar,,pungkasnya.

Bukan hanya itu saja, Kebijakan Kades dalam menganggarkan Pengadaan 2(dua) unit Tenda Melalui Bidang Pembangunan Desa yang di Anggarkan pada Tahun 2019,juga menuai Kritikan dan sorotan Masyarakat, pasalnya Tenda tersebut danggarkan pada tahun 2019, sampai hari ini tidak jelas keberadaannya.

Pengadaan 2(dua) unit Tenda yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Seringat Kecamatan Sungai Manau tahun Anggaran 2019, tidak Selesai belum ada Serah Terima antara Penyedia Barang dengan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Sebab Sesuai dengan Fakta hasil dari penulusuran Tim Media dilapangan ditemui 2(dua) unit Tenda tersebut masih tergeletak disamping Rumah Penyedia Jasa.

Amit,,selaku Penyedia Jasa membenarkan ke awak Media Bahwa Tenda tersebut dikerjakan pada tahun 2019,dengan upah Rp.26.juta, DP yang terima Rp.15juta masih ada sisa belum dilunasi oleh TPK nya sebanyak Rp.11juta sampai hari ini Selasa 23 Juni 2020.

,,tendanya sudah lama saya selesaikan tapi upahnya belum dilunasi oleh pihak Pemdes Desa Seringat, masih tersisa sebanyak Rp.11juta, kalau sudah lunas pasti saya antar kan,,ungkapnya,.

,,kalau memang Pemdes Seringat dak mau melunasi juga dalam waktu dekat ini mungkin saya jual keorang lain sebab duit modal saya masih ada disitu,,ungkap amit,,

Amin,,membenarkan Pengadaan Tenda tersebut, tapi Kalau memang sudah hari dio ngantar hari ini jugo sayo bayar,,ujarnya.

,,memang belum dilunasi samo tukangnyo, jadi duit tersebut sudah sayo setor ke kas Desa dan di Silpa Kemudian kami pakai kembali untuk melunasi Pengadaan tersebut di tahun 2020,,tutupnya. ( zam)