-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Laporan M Sidik Ketua LSM Gasak Ke Kajati Prov Jambi Tidak Ada Kelanjutan

Tuesday, June 09, 2020 | June 09, 2020 WIB Last Updated 2020-06-09T12:09:23Z

PORTALBUANA.COM SUNGAI PENUH. Terkait laporan tentang dugaan tindak penyimpangan dalam pekerjaan lanjutan rehabilitasi peningkatan jalan kabupaten kerinci ( jalan Hiang - pungut mudik yang bersumberkan dana Alokasi Khusus tahun anggaran 2019 yang dikerjakan oleh PT SINAR KARYA. Dengan nilai kontrak rp 16.478.874.900 yang telah dilayangkan tertanggal 14 januari 2020 sampai saat sekarang belum ada kejelasan dari pihak kejaksaan tinggi provinsi jambi.

M Sidik saat wawancara mengungkapkan." Sebagaimana dari temuan dalam infestigasi saya berdasarkan data dari berbagai sumber yang telah ditemukan adanya dugaan tindak penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan lanjutan rehabilitasi peningkatan jalan kabupaten jalan Hiang - pungut mudik tahun 2019 yang sudah saya laporkan ke kejati provinsi jambi 1 april 2020 yang lalu sampai saat sekarang belum ada tindak lanjut dari kajati. 

Adapun poin poin yang sudah saya laporkan tersebut. Ada dugaan kuat persengkokolan dengan usaha memperkaya diri sendiri antara pihak PPK PPTK konsultan pengawas dengan rekanan berbagai cara yang diyakini melawan hukum.

Diduga ada niat jahat dari rekanan PT SINAR KARYA untuk melakukan pengurangan volume pekerjaan khususnya pada ketebalan dan lebar jalan. 

Dangkalnya penggalian pondasi boxcoulver bahkan dibeberala titik berongga serta hasil pekerjaannya asal asalan diyakini membuat daya tahan dari pekerjaan tersebut amat rendah serta proses pekerjaan boxcoulver yang acak acakan dan sembraut yang diyakini selama proses pengerjaannya PT SINAR KARYA memakai tenaga non progesional tanpa keahlian teruji.

Salah satu faktor dari hasil rendahnya mutu pekerjaan yang dihasilkan disebabkan besarnya fee yang harus dikeluarkan oleh rekanan dslm usaha mendapatkan pekerjaan tersebut. Setoram fee diduga diambil secara ilegal oleh dinas PUPR kabupaten kerinci dengan melibatkan kepala dinas Harmin MT sebesar 3 % PPK Vidra novianto ST, MT 1,5% PPTK 1% serta tim PHO 1% ditambah lagi fee yang harus disetorkan kepada pengatur proyek Kardius.

Tidak berjalannya fungsi pengawasan selma proses pekerjaan sehingga membuat rekanan dengam leluasa melakukan berbagai penyimpangan seperti tampak jelas dengan dibiarkan pembuatan tebing yang terlalu tegak dengan sendirinya membuat jalan tersebut sering kali mengalami longsor ketika musim hujan. Hal ini juga diyakini atas kesalahan petencanaan yang membuat pekerjaan tidak dapat memberikan hasil yang maksimal. Ungkap  M Sidik.

Lebih lanjut  M Sidik menambahkan.. Sebagaimana laporan  konfirmasi no 014/ LSM - GASAK /2020 yang sudah saya kirimkan ke kajati beberapa waktu lalu sampai saat sekarang belum ada tanggapan dan kejelasan dari pihak kejati.

Harapan kami Semoga dengan adanya kerja sama yang baik setidaknya kita telah dapat ikut berperan dalam usaha menciptakan pemerintahan bersih dan bebas dari korupsi dan nepotisme dinegara kesatuan repoblik indonesia. Saya berharap dengan adanya laporan yang sudah saya kirim kekajati semoga pihak terlapor untuk dapat sgera diperiksa dalam memberantas para koruptor. Pungkas M Sidik. ( fc)

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251