Mardun SH : Dinas Kominfo Kab Bungo Telah Melewati Kewajaran Terhadap Pers | PORTAL BUANA NEWS WARTAWAN PORTAL BUANA YANG SAH, NAMA NYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU PERS DAN SURAT TUGAS, IKLANKAN USAHA ANDA BERSAMA KAMI,KONTAK KAMI

Mobile Menu

ads

BERITA LAINNYA

Mardun SH : Dinas Kominfo Kab Bungo Telah Melewati Kewajaran Terhadap Pers

June 11, 2020

PORTALBUANA.COM MUARO BUNGO. Terkait pemberitaan dari media ini tentang Wakil Ketua Gugus Tugas Mengaku Tidak Tau Alasan Naiknya Status Bungo Dari Siaga ke Tanggap Darurat. Pernyataan yang sangat mengejutkan tersebut terlontar dari ucapan seorang WAKIL KETUA GUGUS TUGAS COVID-19 Drs.TOBRONI YUSUF M.Si di saat sidang paripurna di DPRD Bungo, Di awal pembukaan sidang," pada tgl. 29 Mei 2020 Bungo menaikan status dari siaga menjadi Tanggap darurat.

Saat beritanya diterbitkan viral dimedia sosial sehingga berbagai tanggapan miring dari warga net menimbulkan berbagai pertanyaan masyarakat bungo ada apa wakil ketua gugus tugas covid-19 tidak mengetahui status bungo dari siaga menjadi tanggap darurat.

Viralnya berita tersebut dinas komunikasi dan informatika kabupaten bungo pun melayangkan surat panggilan menghadap kepada jurnalis portal buana kepala biro bungo sebagai menulis berita eka larka atas pemberitaan tersebut.

Dalam hal ini dinas komunikasi dan informatika telah melewati kewenangan yang mana dalam surat tersebut mengatakan panggilan menghadap yang seharusnya surat panggilan menghadap untuk wartawan hanya pimpinan redaksi bukan dinas tersebut.


Jurnalis media portal bungo eka larka saat dikonfirmasi kepala biro portal buana jambi mengatakan setelah dilayangkan eka pun menghadap. Dari hasil pertemuan tersebut dinas kominfo menyebutkan meminta eka untuk menghapus berita yang telah terbit dimedia ini tentang Wakil Ketua Gugus Tugas Mengaku Tidak Tau Alasan Naiknya Status Bungo Dari Siaga ke Tanggap Darurat.

Dinas kominfo pun beralasan mengatakan bahwasanya yang berbicara dalam rapat tersebut bukan wakil ketua gugus tugas covid-19 bungo Drs Tabroni Yusuf M.Si. kalau tidak dihapus eka pun akan dimejahijaukan ke pengadilan. 

Mardun SH selaku Pengacara portal buana melalui telpon celular mengatakan Dari ungkapan yang disampaikan dinas komunikasi dan informatika bungo jelas ingin melindungi wakil ketua gugus tugas covid-19 yang telah salah ucapan dalam rapat paripurna DPRD kabupaten bungo. 

Begitu juga surat yang dilayangkan tersebut telah menyalahi kewenangan. kebebasan pers dilindungi UU pers No 40 tahun 1999. Ini sudah menginterpensi pers. Seharusnya yang memberikan Hak jawab untuk klarifikasi pemberitaan orang yang bersangkutan" ungkap kuasa hukum portal buana.

Lebih lanjut kuasa hukum menambahkan. Atas surat yang dilayangkan dinas komunikasi dan informatika kabupaten bungo saya selaku pengacara merasa tidak senang dalam hal ini saya meminta bupati mencopot kepala dinas komunikasi dan informatika juga wakil ketua gugus tugas covid-19 yang telah membohongi publik. 

Kalau memang mau dimejahijaukan silahkan saya tantang dinas kominfo sampai kepengadilan. Sudah jelas salah dalam aturan mala mengancam jurnalis portal buana" pungkas mardun SH selaku Pengacara portal buana ( fc)